Walikota Rahma Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Kampung Bugis

0
210
Poto : Walikota Tanjungpinang Hj Rahma saat meninjau peristiwa kebakaran di Kampung Bugis, pada Kamis Malam (21/1/21)

Tanjungpinang, Masyarakat Tanjungpinang dikagetkan dengan kejadian kebakaran gudang dan bengkel galangan kapal atau gudang Kombet, di Kampung Bugis atau sekitar 50 meter dari dermaga jembatan lingkar Kampung Bugis. kejadian kebakaran itu terjadi pada Kamis malam (22/1/21) sekitar Pukul 22.00 WIB

Mendapat kabar kebakaran itu, Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP langsung merespon  turun kelapangan untuk memantau peristiwa kebakaran tersebut. Dalam pantauan itu walikotaa Rahma didampingi Camat Tanjungpinang Kota, Hj. Raja Hafizah, Lurah Kampung Bugis, Rio Reynaldi dan Kabag Prokompim, Elvi Arianti dan Kasubbag Dokpim, Hazim Umam.

Saksi mata dalam peristiwa itu, Ari, Ketua RT. 02 RW. 01 Kelurahan Kampung Bugis, mengatakan kejadian diperkirakan sekitar pukul 21.30 WIB, Kebakaran ini awalnya diketahui oleh masyarakat sekitar yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kebakaran. Kemudian warga melapor kepada Ketua RT.

“Melihat api yang sudah besar, saya langsung berkoordinasi dengan lurah, bhabinkamtibmas, BPBD Kota dan Provinsi serta Damkar Kota agar segera memadamkan api,” ujar Ketua RT Ari mengungkapkan peristiwa dihadapan Walikota Tanjungpinang

Dalam kesempatan itu, Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP dalam kesempatan itu menyampaikan ungkapan turut prihatin atas musibah yang terjadi. Dia berharap masyarakat Tanjungpinang agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

Rahma juga mengapresiasi masyarakat yang secara bersama bahu-membahu memadamkan api bersama aparat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, BPBD Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri serta perusahaan Bintan Marines shipyard. warga sangat tanggap sehingga api dapat segera padam meskipun berada ditengah lautan dengan keterbatasan yang dimiliki.

“Saya apresiasi semangat warga, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang dan BPBD Kota Tanjungpinang yang cepat tanggap,” tutup Rahma.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang di tempat kejadian menyampaikan, dugaan sementara penyebab kebakaran disebabkan arus pendek.

“Penanganan yang dilakukan terhadap kebakaran adalah langkah evakuasi, pemadaman api dengan menggunakan mesin floting pump 2 unit dan 1 mesin portable dibantu mobilisasi oleh pompong milik penambang sekitar, serta dari Polair Polres Tanjungpinang dan kapal tugboat serta penambang air bersih di laut dan kapal-kapal sekitar.

Selanjutnya proses pemadaman api dan pendinginan berlangsung sampai dengan pukul 23.50 wib. Dari peristiwa kebakaran tidak ada korban jiwa, sementara kerugian ada 3 kapal hangus terbakar. Saat ini masih masih dalam penyelidikan penyebab kebakaran terjadi.(red/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here