Upacara Hardiknas, Bupati Haris Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

0
352

INDEPENDENNEWS.COM, ANAMBAS –Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemkab Kepulauan Anambas melaksanakan upara yang dipimpin Bupati Abdul Haris. Sebagai Komandan Upacara Toni dari Dinas Pendidikan. Kegiatan dihadiri oleh Aparatur Pemda dan siswa siswi Kabupaten Kepulauan Anambas, pada Kamis (2/5/19) bertempat di Lapangan Kantor Bupati Lama, Tarempa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Abdul Haris Bupati KKA, M. Sahtiar Sekda KKA, AKBP Jonoto Sik Kapolres KKA, Danlanal Tarempa diwakili oleh Mayor Laut (P) Budi Darmawan, Peltu Amrul Plh Danramil 02 Tarempa, Bayanullah Kacabjari Tarempa Natuna, Para OPD, Siswa Siswi se Kab. Kepulauan Anambas.

Pada kesempatan itu, bupati Anambas Abdul Haris menyampaikan Amanat Menteri Pendidikan Nasional “kami dari pemerintah dalam waktu kurang seminggu bulan ramadhan penuh ampunan.

“Kami atas nama Pemerintah meminta maaf terhadap atas keselahan dan kami sudah memaafkan terhadap keselahan yang terjadi. Hari ini merupakan Peringatan Hardiknas tahun 2019, marilah memanjatkan puji syukur untuk rakyat Indonesia dari hari kelahiran Ki Hajar Dewantara yang merupakan Pahlawan Pendidikan, mudah mudahan diberikan kedudukan mulia serta para pahlawan pendidikan yang mendahului kita.”

” Kita bersyukur pemilu telah dilaksanakan tahun 2019, proses berlanjut hingga tanggal 22 Mei 2019 dari pemilu merupakan pelajaran momentum kedewasaan yang semakin dewasa dalam berdemokrasi. Tujuan pendidikan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi kreatif dan bertanggung jawab.

” Konsentrasi Demokrasi selalu meninggalkan jejak jejak residual yang bisa menimbulkan keretakan dan perpecahan. Dalam momentum ini tanggung jawab nasional kita pertaruhkan. Tanggung jawab agar menjaga aset bangsa menjaga kerukunan kebangsaan.

” Selama 4 tahun kepemimpinan presiden Jokowi Dodo dengan membangun infrastruktur dan prasarana laut udara dan pedesaan. Untuk memenuhi dan memajukan negara dengan pemenuhan infrastruktur memiliki 39 % dalam 4 tahun ini sudah dirasakan. Pemerintah sudah membangun daerah pinggiran khususnya transportasi dan komunikasi.

” Pembangunan daerah pinggiran dapat memberikan kekuatan batas negara kedaulatan. Dalam rangka menerjemahkan sektor pendidikan di wilayah terdepan seperti anak keturunan Sabang dan sarawak. Dalam rangka menerjemahkan kebijakan tersebut di sektor pendidikan memberi perhatian khusus untuk wilayah terdepan dan tertinggal. Perhatian sumber daya manusia menerapkan pendidikan kemampuan dan kebudayaan. Demi terwujudnya Indonesia kemajuan. (Firman)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here