Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja Ringkus Pelaku Pengeroyokan di Foodcourt 98

0
146
Foto : Dua Pelaku Pengeroyokan di Foodcourt 98 Nagoya Kecamatan Lubuk Baja

IndependenNews.com, Batam | Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja mengamankan 2 pelaku pengeroyokan yang terjadi di Foodcourt 98, Nagoya. Kedua pelaku yang diamankan berinisial JR (26) dan IS (32) Kecamatan Lubuk Baja.

Kejadian terjadi pada Minggu, 21 November 2021 sekira pukul 03.00 WIB, korban inisial JY tiba di parkiran belakang panggung utama Foodcourt 98 untuk menjemput isterinya TS. Lalu salah seorang pelaku bertanya kepada korban JY dan JY menjawab bahwa TS adalah isterinya.

Tidak berselang lama, kedua pelaku yakni JR dan IS langsung memukul korban dengan meninju bagian dada korban dan menendang bagian muka korban, yang mengakibatkan korban jatuh ke aspal.

Melihat kejadian itu, isteri korban yakni TS lalu mencoba memisahkan suaminya JY dari pelaku tersebut. Namun, dirinya malah dipukul di bagian pipi sebelah kanan oleh salah seorang pelaku.

Korban kemudian melarikan diri ke dalam Foodcourt 98 dan kemudian melakukan Visum ke Rumah Sakit Harapan Bunda dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja.

Dengan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Fajar Bittikaka, melakukan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mendapatkan bukti yang cukup untuk menangkap pelaku.

Dari hasil penyelidikan, pihaknya kemudian mengetahui ciri ciri pelaku dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku JR dan IS yang saat itu berada di kosnya di sekitaran Kecamatan Bengkong.

“Kedua Pelaku kemudian diamankan ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,”ujar Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono dalam siaran tertulis yang diterima lewat sambungan whatsapp pribadinya, Kamis (02/12/2021).

Dia menyebutkan, barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 (satu) buah Sweater berwarna Putih dengan motif bergaris biru coklat, 1 (satu) buah celana pendek berwarna Hitam dan 1 (satu) lembar kwitansi tanda berobat ke RS Harapan atas nama JY.

Hartono menerangkan, menurut pengakuan korban saat dilokasi kejadian terdapat 4 (empat) pelaku yang melakukan aksi pengeroyokan di lokasi tersebut. Namun, yang berhasil diamankan sebanyak 2 (dua) orang yang saat itu sedang bedara di kos-kosan.

“Dua orang lagi masih berstatus sebagai DPO yakni inisial EK dan EP,” katanya

Ia menduga bahwa pelaku melakukan aksinya dikarenakan pengaruh dari alkohol. Di samping itu isteri korban merupakan orang yang sering menemani mereka di Foodcourt tersebut.

“Mungkin pelaku sudah pengaruh alkohol semua. Melihat korban TS yang biasanya nemanin mereka di Foodcourt 98 bersama laki-laki lain yang mana JY adalah suami TS. Motifnya cemburu ceritanya, jadi sontak langsung mereka pukul korban,” terangnya

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 170 Jo 55 KUHPidana dengan sanksi kurungan penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here