Tidak Tahan Diolok olok, Moh Syafii Tukang Becak Clurit Temannya

0
2330
Poto : Korban mengalami luka robek di bagian kepala belakang (dok)

Pemekaran, Madura-Tindakan seloro berujung petaka  terjadi di Depan Toko Komputer Inti Data Jalan P Trunojoyo Pamekasan, Jawa Timur, Senin (27/3/17) sekitar Pukul 12.30 WIB siang tadi.

“Tersangka Moh Syafii (45) seorang pekerja tukang becak warga Dusun Berek Lorong Desa Peltong, Kecamatan Larangan kepas dengan korbannya Arjono (50) juga sesama pekerja tukang warga Jalan Keluragan Kanginan gang 2 Pamekasan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun independennews.com di Tempat kejadian perkara (TKP), Saksi mata yang ditemui independennews.com yang tidak mau namanya di publikasikan, menuturkan tersangka dengan Korban yang sama sama bekerja sebagai tukang becak mangkal di depan Toko Komputer Inti Data sama sama  menunggu penumpang.

Saat itu, Korban mengolok olok Tersangka  dengan menyampaikan bahwa Tersangka badannya kecil tidak mungkin berani carok sambil menyodor nyodorkan kepala Korban di hadapan Tersangka.

Poto : Tim Medis RSUD Slamet Martodiwirjo sedang memberi pertolongan (dok)
Poto : Tim Medis RSUD Slamet Martodiwirjo sedang memberi pertolongan (dok)

Kemudian, Tersangka yang tersulut emosi mengambil sabit rumput yang di taruh dibawah jok becaknya, tidak tahan dengan olok olok korban, kemudian tersangka mengayungkan clurit ke arah Korban hingga  mengenai leher Korban.  Selanjutnya korban sempat mengambil batu untuk melempar tersangka,  namun karena kondisinya mengalami pendarahan serius  iapun tersungkur di trotoar jalan.

Selanjutnya tersangka melarikan diri ke arah utara ke gang 2 jalan trunojoyo pamekasan (belakang hotel puteri), yang kemudian diamankan oleh Patroli Sat Sabhara Polres Pamekasan yang mendatangi TKP.

Sementara itu, Korban dilarikan ke UGD RSUD Slamet Martodiwirjo, Menurut tim medis luka  robek yang dialami korban dibagian kepala belakang dengan panjang 15 cm x 1 cm x tulang tengkorak, Luka robek punggung kanan 3 cm x 1 cm x otot, saat ini korban dalam Kondisi sadar  meskipun mengalami pendarahan yang sangat serius.

Hingga berita ini di unggah Polres Pemekasan belum dapat memberikan keterangan secara resmi. (anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here