Tiga Tersangka Diduga Terlibat Penyerangan Pos Jaga Mapolda Sumut Dibawa Ke Mabes Polri

0
551
Poto : Ilustrasi Densus 88 Anti Teror (bintang.com)
IndependenNews.com, Medan – Tiga tersangka yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan pos jaga Mapolda Sumatera Utara dibawa ke Mabes Polri di Jakarta.

Demikian di katakan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Rabu (28/6/17) seperti dilansir Antara news

“tiga tersangka yang dibawa itu yakni Syawaluddin Pakpahan, Hendry Pratama alias Boboy dan Firmansyah Putra Yudi.

Selain itu, kepolisian juga membawa seluruh barang bukti untuk menjalani pemeriksaan yang lebih intensif mengenai aksi penyerangan yang diduga terindikasi jaringan ISIS.

Dalam penyelidikan atas kasus Penyeberangan pos polisi itu,  Polri menetapkan empat tersangka yakni  Syawaluddin Pakpahan, Hendry Pratama, Firmansyah Putra Yudi dan  Ardial Ramadhani yang melakukan langsung penyerangan ke pos jaga Mapolda Sumut tersebut.

Namun Ardial Ramadhani tewas tertembak personel Satuan Brimob Polda Sumut yang memberikan bantuan ketika penyerangan pos jaga itu berlangsung.

“Tersangka yang meninggal dunia atas nama Ardial Ramadhani sudah diserahkan kepada orang tuanya untuk dimakamkan,” katanya.

Sedangkan saksi-saksi yang telah diperiksa dikembalikan kepada keluarganya setelah diketahui tidak terlibat berdasarkan hasil pemeriksaan.

Sebelumnya, pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB, terjadi penyerangan terhadap personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.

Akibat penyerangan yang belakangan diketahui pelakunya bernama Ardial Ramadhana tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan, dan lehernya.

Namun, pelaku yang berjumlah dua orang itu berhasil dilumpuhkan personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapolda Sumut.

Ardial Ramadhana tewas, sedangkan seorang lagi bernama Syawaluddin Pakpahan luka tertembak.

(Red/antaranews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here