Terkait BSPS, Warga Desa Ricuh, Datangi Kantor Desa Batu Berdaun

0
394

Lingga, independennews.com — Sejumlah warga tiga dusun desa batu berdaun ricuh, mereka berbondong bondong mendatangi kantor desa untuk menuntut keadilan dari aparatur desa, yang dianggap tidak adil dalam penentuan penetapan nama penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ketiga masyarakat yang diwakili RT, RW dan Dusun sengaja kebalai desa untuk meminta pertanggung jawaban dan penjelasan Aparatur desa.

Dalam forum pertemuan tersebut, Baharudin mantan kadus dusun 3 kebun Niur memprotes, ” kenapa ada warga yang tidak pernah terdata di RT, RW, tiba tiba namanya muncul sebagai penerima, sedangkan yang layak menerima justru tidak mendapatkannya,” ungkap salah satu warga di hadapan Aparatur Desa.

Ketua pemuda RW 02 Dusun Dua Kampung Boyan, Syaprizal berharap , kepala desa dapat bertindak tegas kepada aparaturnya yang bermain mata dengan memberikan sanksi, agar kedepannya pemerintahan desa semakin baik, sehingga tidak lagi memilah milah dalam menentukan penerima bantuan. Sehingga tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Menerima kritikan dari warga tersebut, kepala desa batu berdaun Zainal usai pertemuannya dengan warga, tidak menampik adanya kesalahan aparatur desa yang ikut bermain dalam pelaksanaan bantuan pembangunan BSPS.

Beliau mengatakan, saksi lebih dari satu dan menurut pandangan saya dan setelah di evaluasi ternyata benar, adanya penyalahan guna wewenang, jadi dalam waktu dekat ini, kami akan memberikan keputusan dan juga akan melakukan pembatalan pembangunan bagi penerima yang dianggap bermasalah tersebut, dan harus siap mengembalikan dana yang sudah di keluarkan pemilik rumah. ( juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here