Taspen Pemekasan Terlantarkan Pensiunan ?

0
289

Independennews.com, Pemekasan — Sungguh Suatu situasi yang sangat memilukan dan memprihatinkan, seorang janda Rizki Anisa warga Desa Larangan Tokol Api Alam Pamekasan Madura sudah setahun lalu mengajukan Taspen namun hingga saat ini belum menerima apa yang menjadi Haknya.

Dikutip dari sorotnuswantoronews, Sabtu (1/9/18) janda sebatangkara Rizki Anisa mengatakan bahwa dulunya dia seorang Bidan PNS dilingkungan kabupaten pemekasan. karena sudah pensiun diapun mengurus taspen pada tahun silam, anehnya meskipun sudah setahun silam di urusnya Taspen yang menjadi tumpuan untuk membutuhi kelangsungan hidupnya tak kunjung bisa dinikmatinya.

“Saya mengurusnya ke Taspen Pemekasan setahun lalu, namun hingga setahun lamanya saya belum bisa menikmatinya.”ujar Rizki Anisa

Dia mengaku sangat kecewa terhadap kinerja Taspen Pamekasan, padahal, Kata Rizki Anisa semua berkas sudah lengkap tapi sudah setahun ini tidak ada kejelasan.

Selain Taspen Milik Janda Sebatangkara itu, Dia juga menyebutkan bahwa dia juga mengajukan taspen untuk adik saya yang sudah hidup sebatangkara, Karena dulu bapak saya pensiunan kepala bulog pamekasan dan nasibnya sama terkesan dibiarkan oleh Taspen Pamekasan, padahal saya dan adik saya sangat butuh. Ungkapnya

Angga salah satu pegawai Taspen Pamekasan saat dikonfirmasi melalui selulernya dirinya hanya mengatakan tinggal menunggu surat yatimnya turun dan alasan yang seperti ini sudah sering di ungkapkan Angga pegawai Taspen Pamekasan tersebut.

Pembina Lembaga Investigasi Negara Robi Irawan Wiratmoko angkat bicara soal adanya penelantaran pengajuan Taspen kepada kedua janda sebatangkara tersebut. Dirinya mengatakan bahwa hal tersebut jelas sangat merugikan serta mencoreng nama Taspen.

“Sudah tau janda dan hidup sebatangkara, ya mohon segera di selesaikan kok ini sampai setahun gimana, ”ungkap Gus Roby sapaan akrabnya.

Lembaga Investigasi Negara juga mengecam adanya dugaan pembiaran, penelantaran hak janda yatim piatu di Taspen Pamekasan. Kasus ini akan segera kami tindak lanjuti.

“Karena sangat bertentangan dengan program pemerintah yang seharusnya mempermudah pelayanan masyarakat. “Ujar Gus Roby.(SNN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.