Soal Pemindahan Ibukota, Presiden Menoro Hati Lahan Gunung Mas

0
666

INDEPENDENNEWS.COM, KALTENG –Presiden Jokowi usai meninjau calon Lokasi Ibukota Negara, menoroh hati pada lahan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan tengah, Hal ini menurutnya Lokasi Gunung Mas Lebih memenuhi segala aspek walaupun ada plus minusnya.

Dikutip dari Website Resmi Setkab, Presiden dalam kunjungannya didampingi sejumlah pejabat antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A. Djalildan Gubernur Kalteng. Rabu (8/5/19)

Dikatakan Presiden, bahwa lokasi Gunung Mas  dari sisi keluasan sangat siap,  apabila diminta 300.000 hektare, dan jika kurang masih tambah lagi juga siap.

“Meski demikian kita masih dalam tahap kalkulasi, masih dalam kajian, masih dalam hitung-hitungan semuanya karena aspeknya kan banyak sekali.”Ujarnya

Lebih jauh Presdien Joko Widodo mengatakan, bahwa menyangkut aspek yang tidak hanya satu dua. Tapi kalau urusan banjir mungkin di sini tidak ada banjir, Urusan gempa juga tidak ada.

Namun, yang paling penting ialah kesiapan infrastruktur yang harus dimulai dari nol. Hal itu  juga menjadi salah satu pertimbangan, terus masalah sosial politiknya, masalah sosiologi masyarakatnya, semuanya mesti dikaji secara matang.

Dan untuk memastikan lokasi tersebut, Jokowi memastikan bahwa tim besarnya akan meninjau lagi, berhitung, kemudian baru setelah matang terencana secara detail disampaikan kepada dirinya. Dari situlah, Pemerintah akan memutuskan.

“Saya ini ke lapangan hanya satu, mencari feeling-nya, biar dapet feeling-nya gitu. Biar dapet feeling-nya, kalau enggak dapat feeling-nya nanti kalkulasinya, hitung-hitungannya memutuskan itu lebih mudah,” ungkap Presiden Jokowi seraya menambahkan, ini sebuah sebuah visi besar jangka panjang. Ia menambahkan bahwa hal ini mungkin akan berguna bisa 50 tahun bisa 100 tahun yang akan datang dalam rangka mempersiapkan negara ini untuk masuk sebagai sebuah negara maju.

Saat didesak kembali oleh wartawan mengenai perbandingan lokasi di Bukit Soeharto dengan di Gunung Mas, Presiden Jokowi menegaskan sama sama memiliki plus minusnya.(Red/In)

(Sumber : Setkab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here