Siti Aisyah Sampaikan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi!

0
67

Jakarta, Independennews.com — Kegirangan bercampur rasa haru sangatlah dirasakan Siti Aisyah. Hal itu dirasakannya Setelah mendapatkan putusan bebas oleh pengadilan Malaysia. Setelah dua tahun lebih dipenjara karena dakwaan kasus pembunuhan Kim Jong-nam, yang akhirnya bisa menghirup napas bebas dan kembali ke Indonesia.

Ya, Hakim Pengadilan Malaysia akhirnya memberikan putusan Discharge Not Amounting to Acquital atau tuntutan dihentikan kepada Siti Aisyah. Keputusan ini tentu saja membuat wanita asal Serang, Banten ini tak mampu menutup rasa gembiranya.

“Terima kasih kepada Presiden saya, Bapak Jokowi, terima kasih kepada bapak menteri-menteri, Kedutaan Indonesia, Mr Gooi (Gooi Soon Seng, kuasa hukum Siti-Red), terima kasih kepada pemerintah Malaysia, membebaskan saya sampai sekarang,” ujar Siti seperti tertayang dalam video yang dilansir Reuters, ketika melakukan jumpa pers bersama Menteri Hukum dan Hak Asai Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly dan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (11/3/2019) dikutip dari Jakowidodo.app

Lewat kewenangan Jaksa Agung Malaysia berdasarkan Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia, Siti Aisyah dinyatakan bebas dan boleh pulang kembali ke kampung halamannya. Pembebasan ini tak lepas dari upaya pemerintah dalam melakukan lobi-lobi intensif dengan pemerintah dan pejabat berwenang setempat.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Yassona yang menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan upaya lobi sejak dua tahun lalu, mulai dari era Perdana Menteri (PM) Najib Razak hingga kini dijabat Mahathir Muhammad. Berbagai unsur pemerintah pun dilibatkan mulai dari Kapolri, hingga Jaksa Agung.

“Ini merupakan proses yang panjang membantu Siti Aisyah bebas. Ini sudah dilakukan dan kami sudah berkoordinasi dari PM Najib hingga sekarang Tun Mahathir. Atas perintah Presiden, kami, Kapolri, Menlu, dan Jaksa Agung juga sudah bertemu dengan pihak Malaysia. Saya mengirim surat dan sudah dibalas oleh Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas,” ujarnya seperti dikutip Detikcom.

Sekedar membalik waktu, Siti dan seorang Warga Negara Vietman yang bernama Doan Thi Huong dituduh telah melakukan pembunuhan Kim Jong-nam yang merupakan kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Lewat berbagai persidangan, keduanya didakwa membunuh dengan cara mengusapkan cairan racun saraf VX (senyawa golongan orgaofosfat yang berbahaya) ke wajah Jong-nam ketika berada di Bandara Kuala Lumpur, pada Februari 2017.

Berita pembebasan Siti tersebut tentu sudah sampai ke telinga keluarganya. Hal ini seperti diberitakan Merdeka.com, di mana pihak keluarga Siti akan menggelar acara syukuran untuk menyambut kedatangan kembali ke kampung halaman di Desa Sindangsari, Kecamatan Paburan, Kabupaten Pandeglang.

“Ini mau menyiapkan selamatan, sudah dengar kabar juga sudah bahagia. Terima kasih kepada bapak presiden yang sudah mengurusnya,” ungkap Darmi yang merupakan bibi dari Siti.

Pembebasan Siti dari dakwaan hukum yang membelit di luar negeri bukan pertama kali saja diselesaikan pemerintah. Dalam empat tahun terakhir kepemimpinan Jokowi, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mencatat ada 443 TKI yang terbebas dari ancaman hukuman mati.

Selain itu, berkat campur tangan pemerintah, setidaknya ada 51.088 kasus WNI yang telah diselesaikan, 16.432 WNI berhasil dievakuasi dari daerah konflik dan bencana alam, dan 181.942 WNI direpatriasi karena bermasalah. Dari sisi finansial, pemerintah juga telah mengembalikan sekitar Rp 408 miliar nilai hak finansial WNI. (sumber :Jokowidodo.app)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.