SETDA LINGGA BUKA SEMINAR PERAN KELUARGA DALAM PERLINDUNGAN ANAK

0
87

INDEPENDENNEWS.COM, LINGGA — Masih dalam rangkaian lanjutan kegiatan Acara Gebyar Paud, yang gelar Pemkab Lingga 2019 bertempat di Gedung Nasional Dabo, Kamis (7/11) sore hari Pemkab Lingga kembali membuka seminar ” Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak yang di isi oleh ketua umum KPAI. Seto Mulyadi, yang lebih dikenal dengan
sapaan akrabnya ” Kak Seto”.

Dalam kesempatan itu, Setda Kabupaten Lingga Juramadi Esram dalam sambutan nya saat membuka seminar itu meminta kepada Kak Seto untuk dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat Dabo.

Dikatakannya berbicara soal anak, itu mendapat perhatian dari pimpinan kita, anak anak sekarang itu akan menjadi pimpinan di masa depan dan pimpinan sekarang dulunya adalah anak anak

Perjuangan masa lalu membentuk kite dengan adanya respon respon dan sekarang tidak lagi pulang srkolah bermain dengan anak yang lain, mereka lebih cendrung diam di kamar bermain game di HP.

” ini sangat berpengaruh yang sangat besar sekali berbagai contoh terjadi di beberapa tempat, berbuat yang tidak semestinya”

Juramadi mengingat bagi orang tua jangan bangga menjadi orang tua jika anak terus menerus bermain HP, di satu sisi HP di perlukan di sisi lain sangat membahayakan.

” Berikan batas batas tertentu, ada tekhnik di sekolah untuk menangkal anak dari bahaya bermain HP ” ujar Juramadi.

Pada kesempatan itu, Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., yang akrab disapa Kak Seto mengungkapkan, “bahwa belajar yang efektif adalah belajar dalam suasana gembira. Orangtua adalah pemeran utama dalam mengedepankan pola belajar yang menyenangkan. Orangtua perlu menghargai kreativitas dan kecerdasan anak. Selain itu, diperlukan adanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk semakin memperkuat tali hubungan emosional sesama anggota keluarga. Orangtua tidak perlu memaksakan kehendak dirinya terhadap keinginan anak.“

Orang tua adalah psikolog terbaik bagi anak-anaknya. Untuk itu, peran orangtua (harus) mempunyai cara kreatif dalam menghadapi anak. Semua orangtua perlu menyadari keinginan anaknya dengan tidak memposisikan anak sebagai individu yang tidak mengerti apa-apa, orangtua harus menjadi orangtua sekaligus teman terbaiknya,” ujar Kak Seto.

Nancy Suzanna, ketua panitia acara tersebut berharap, “dengan adanya kegiatan seminar yang diisi langsung oleh ketua umum Komisi Perlindungan Anak Indonesia ini, kedepannya agar anak-anak di Kabupaten Lingga ini dapat hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi secara optimal”.

Serta, “dengan acara ini diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada orang tua atau calon orang tua serta tenaga pendidik tentang melindungi dan mendidik anak dengan cinta”, ungkap Nancy yang juga merupakan Kabid Perlindungan perempuan dan anak, Dinas Sosial Kab. Lingga. ( Juhari )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.