Sempat disegel THM Terang Bulan, Buka Diam Diam Pancing Amarah Warga Tlanakan

0
566

Pamekasan, Independennews.com- Meskipun tempat hiburan malam (THM) “Terang Bulan” dalam status disegel oleh Satuan Pamong Praja (Satpol PP) pemekasan bersama masyarakat beberapa bulan lalu. Tetapi tempat hiburan yang beralamat di desa Tlanakan, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, terus beroperasi.

 

Pantauan independennews.com dilapangan aksi penggerebekan dilakukan Akibat beroperasinya kembali Tempat Hiburan Malam yang diduga tidak mengantongi izin.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa THM Terang Bulan ini, beberapa bulan lalu ditutup paksa masyarakat karena tidak mengantongi izin, dengan dibukanya kembali THM terang Bulan memancing amarah warga setempat. warga didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Pemekasan melakukan penggerebekan secara spontan setelah kurang lebih 2 minggu mendapatkan informasi bahwa tempat hiburan karaoke “Terang Bulan” kembali beroperasi.

Aksi penggerebekan dilakukan pada Jumat malam, (29/9/17) sekitar pukul 20.30 WIB diikuti kurang lebih 50 orang, dan berakhir pada pukul 21.06 WIB.

Usai penggerebekan di Karaoke terang bulan massa kemudian beranjak menuju tempat hiburan lainnya yakni THM Wiraraja yang tidak jauh dari lokasi terang bulan.

Dalam penggerebekan tersebut warga mendapati pemandu karaoke dan tamunya diruang VIP 1 yang lagi asyik bernyanyi dan diduga menggunakan minuman keras, dan secara serentak warga membuka pintu utama dan berteriak paksa agar tempat karaoke ilegal tersebut ditutup sebelum masyarakat membakar dan mengadili.

Zainul Hasan pemuda Tlanakan selaku koordinator penggerebekan bersama puluhan massa tersebut, mengatakan bahwa penggerebekan tersebut bermula dari kecurigaan warga yang lewat dan terdengar suara musik serta bagaimanapun tempat hiburan di Tlanakan melanggar perda.

“usai dari penyegelan waktu lalu tiap hari kami tetap mengonmtrol, bagaimanapun juga tempat hiburan yang ada di desa Tlanakan sudah melanggar perda,” ucapnya saat dikonfirmasi oleh awak media.

Setelah disinggung masalah Izin pihaknya mengatakan bahwa izin tidak akan pernah dikeluarkan oleh pemerintah Pamekasan, apalagi oleh pihak desa, sesuai dengan pernyataan Bupati Pamekasan saat warga Tlanakan melakukan audiensi, dan saat ini pihaknya kurang percaya 100% kepada penegak Perda karna gembok yang digunakan di Terang Bulan itu bukan gembok yang dari Satpol PP waktu melakukan penyegelan sebelumnya.

” Izin tidak ada, kalau memang ada izin kemarin saja pernyataannya Bupati memang tidak mungkin memberikan izin dari Pemkab, apalagi dari desa, Masalah gembok kami tetap ada kecurigaan kepada Satpol PP, artinya rasa percaya kami kepada Satpol PP kurang percaya 100%,” tambahnya.

“Dan ini merupakan sebuah peringatan saja dari warga, memang setelah warga mendapatkan informasi langsung berkumpul dan berinisiatif untuk melakukan penggerebekan, karna mendengar pada malam ini Terang Bulan beroperasi,” tutupnya.

Hingga berita ini diunggah Kepala Sstuan Pamong Praja belum dapat dikonfirmasi .

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here