Segera!  Panen Padi Pertama di Agromarina BP Batam

0
133

Batam, Independennews.com — Kota Batam merupakan pintu gerbang masuknya wisatawan asing. Batam juga termasuk kota terbanyak dikunjungi wisatawan mancanegara ketiga terbesar di Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Keberadaan Kawasan Agrobisnis BP Batam di Marina, Sekupang, termasuk destinasi wisata yang banyak dikunjungi.

Untuk mengangkat dan mengenalkan agrowisata di Kawasan seluas 116 hektar tersebut, akan digelar kegiatan even Panen Padi Bersama pada Hari, Sabtu 9 Februari 2019, di lokasi Jambu Madu Batam Pak Karjo yang merupakan bagian kawasan Agromarina BP Batam.

Even panen padi bersama yang kali pertama digelar ini sebagai upaya untuk untuk mengenalkan padi yang sehari-hari kita makan. Dan menggugah dan menumbuhkan kebanggaan terhadap profesi petani, khususnya petani agrowisata, kata Kasubdit. Pemanfaatan Sarana BP Batam, Irfan Widyasa (28/1).

Apa saja yang akan disuguhkan dalam acara Panen Padi Bersama ?

Peserta dapat mengikuti garden tour tentang pengenalan jambu madu, jeruk gerga, belimbing jumbo. Kemudian edukasi ikan di kolam gurami, mujair, dan sepat siam.

Dan suguhan utamanya yaitu Padi Time. Berkenalan dengan padi, mulai ditanam, dipanen, sampai dengan jadi nasi yang sehari-hari disantap di rumah. Peserta juga akan merasakan sensasi turun ke sawah memanen padi.

Setelah peserta memanen padi, cape berkeringat, berlumur lumpur, saatnya makan ala petani dengan menu joss.

Pengunjung juga dihadiahi souvenir padi sebagai _take away_ untuk oleh-oleh di bawa pulang.
Acara panen padi kali ini dibatasi untuk 60 peserta. Untuk itu jangan sampai kelewatan mengikuti even Panen Padi yang sangat langka dan menarik ini.

Dan bagi yang mau mendaftar even yang seru ini caranya mudah tinggal daftar melalui link http://bit.ly/AgromarinaFisherism atau dapat menghubungi marketing Agromarina BP Batam di nomor 0859-2463-0384.

Kawasan Agromarina BP Batam berada di bawah pengelolaan Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam. Menurut Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar, ke depan Kawasan ini diharapkan jadi destinasi agrowisata wisata terbesar di Kepri. (red/hms)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.