Satops Patnal Kemenkumham Jatim Razia Blok Hunian Lapas Banyuwangi

0
323
Foto : Kegiatan Razia Lapas dan Rutan Banyuangi oleh Kanwil Kemenkumham Jatim

IndependenNews.com, Banyuangi | Upaya memberantas peredaran handphone dan narkoba di Lapas dan Rutan Banyuangi Kanwil Kemenkumham Jatim melalui Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kemenkumham Jatim melakukan razia rutin, Kamis (25/11/21) kemaren.

Pada razia ini turut dihadiri Satops Patnal dari Korwil Jember, guna menjamin kelancaran razia serta menjaga stabilitas keamanan Lapas Banyuwangi, pengawasan jalannya kegiatan juga dibantu oleh personil dari Polresta Banyuwangi yang dipimpin oleh Wakasat Samapta AKP Putra Wiguna.

Pada razia itu Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto didampingi Kepala Subbidang Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, Dan Keamanan Kemenkumham Jatim Alzuarman.

Dalam kesempatan itu, Wahyu mengatakan, bahwa fokus razia adalah menyasar barang terlarang seperti handphone, narkoba dan peralatan yang disinyalir dapat membahayakan dan mengganggu keamanan.

Dia juga menekankan agar dalam pelaksanaan kegiatan, setiap petugas agar melaksanakan penggeledahan secara humanis.

“Saya tegaskan agar kegiatan penggeledahan tetap mengedepankan kesopanan, agar tidak menimbulkan resistensi dari warna binaan sehingga Lapas Banyuwangi tetap kondusif,” kata Wahyu.

Sementara itu, Alzuarman mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan razia tetap dilaksanakan dengan memperhatikan Standard Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Petugas gabungan melakukan penggeledahan di lima blok hunian. Tim disebar menuju ke blok D, E, F, G dan blok wanita. Para petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh, mulai dari penggeledahan badan warga binaan hingga penggeledahan disetiap sudut kamar dan sekitar kamar hunian.

Untuk memastikan tidak terdapat penyalahgunaan narkoba, juga dilakukan tes urine kepada 25 warga binaan dan 10 petugas yang dipilih secara acak. “Alhamdulillah, dari hasil tes urine yang telah dilakukan, baik petugas maupun warga binaan menunjukkan hasil negatif” terang Wahyu.

Sebagi hasil penggeledahan, tambah wahyu, tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba. Namun petugas menyita puluhan benda terlarang seperti tabung gas portable, benda tajam modifikasi hingga instalasi listrik ilegal yang dapat menyebabkan terjadinya korsleting listrik.

“Barang-barang tersebut akan kami data untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan,”pungkas Wahyu.

Pewarta : Iriek _ Rls, Humas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here