Satgas Kebersihan Sagulung Protes Iuran BPJS Tidak di Bayar

0
193

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Sungguh miris nasib WN, inisial salah satu petugas Satuan Tugas Kebersihan (Satgas) di Kecamatan Sagulung yang mengalami kecelakaan kerja dan menderita luka robek di kaki saat mengumpulkan sampah di wilayah Kecamatan Sagulung mengaku kesal terkait iuran BPJS kesehatannya yang tidak di bayar oleh pihak Kecamatan Sagulung.

Kepada Kepriaktual WN mengatakan, luka robek dikakinya akibat terkena benda tajam, hal itu terjadi saat melakukan pengumpulan sampah ditempat penampungan. Setelah itu, ia berobat ke rumah sakit, akibat terus mengalirnya darah dari lukanya. Selasa, (4/2/2019).

Namun, kata WN, setelah sampai dirumah sakit. Dirinya meminta surat sama dokter, supaya kecelakaan kerjanya bisa di klaim ke BPJS Ketenagakerjaan. Akan tetapi surat yang dimintanya, tidak dapat diberikan Dokter, dengan alasan Dokter, bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan atas nama WN belum dibayar selama 4 bulan.

“Kata Dokter, saya tidak bisa mengklaim kecelakaan kerja ke BPJS Ketenagakerjaan. Karena menurut Dokter, iuran BPJS Ketenagakerjaan saya tidak dibayar selama 4 bulan, mulai dari bulan September sampai Desember 2019. Padahal setiap gajian, langsung dilakukan pemotongan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar WN, Sabtu, (1/2-2020).

Kemudian, lanjutnya, setelah ia cek ke BPJS Ketenagakerjaan, ternyata benar, BPJS Ketenagakerjaan atas nama saya baru dibayar bulan September oleh pimpinanya pada bulan Januari 2020.

“Saya juga tidak tau, entah begitu kami pegawai Satgas Kebersihan semuanya. Intinya, setiap kami gajian, sudah dilakukan pemotongan,” tuturnya.

Sementara itu, konfirmasi Kepriaktual kepada Reza Khadapy selaku Camat Sagulung mengatakan menghubungi bawahannya yakni Jamil selaku Kasi Trantib di Kecamatan Sagulung.
(P.Sib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here