Saling Lapor, Amir Masuk Sel Budi Bebas Berkeliaran

0
59

Deli Serdang, Diawali pelaku Budi Kardono alias Ono dengan mencegat Edo pakai sebilah Kelewang untuk meminta uang,, pagi hari dini hari sekitar Pukul 4.00 WIB pada tanggal 22 Oktober ²⁰, lalu kepada Edo. Kasus tersebut berbuntut panjang, Keduanya saling lapor.

Budi Kardono diketahui warga Pasar lll lahan garapan Datuk Kabu kecamatan Percut Sei Tuan melaporkan Amir Siddiq Zanroto (50) dengan dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama dengan Bukti Lapor: LP/2215/X/2020/ SPKT Percut tanggal 22 Oktober 2020.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Amir Siddiq Zanroto (50) warga Pasar lll lahan garapan Datuk Kabu Kecamatan Percut Sei Tuan, juga melaporkan Budi Kardono alias Ono kasus Pengancaman dengan senjata tajam, dengan bukti lapor: LP/2244/X/2020/SPKT Percut tanggal 26 Oktober 2020.

Atas kasus tersebut, Istri pelapor ( Amir Siddiq Zanroto), Siti Ngafiah ( 42) Warga Jalan Enggang V No 458 Kelurahan Kenangan Baru Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang mengaku sangat kecewa atas kinerja oknum petugas di jajaran sektor Polsekta Percut Sei Tuan.

Pasalnya menurut Siti, Suami nya yang melaporkan atas Pengancaman dengan senjata tajam, malah ditangkap dan ditahan, masuk sel pada hari Jumat (13/ 11/ 2020) lalu di Polsek Percut Sei Tuan. Kekecewaan Siti bukan tidak beralasan, karena petugas yang menangkap suaminnya tidak meninggalkan surat tanda bukti penangkapan.

“Petugas main tangkap aja,” ucap Siti

Dia juga mengatakan bahwa surat penangakapan suaminya diberikan kepadanya oleh petugas setelah suaminya ditahan di kantor polisi Percut Sei Tuan.

” Suami ditangkap dulu baru surat penangkapannya dikasikan ke saya,” ungkapnya

Menurut Siti, Suaminya bernama Amir Siddiq Zanroto, telah membuat laporan dengan bukti lapor Nomor STPLP 224 X 302 SEKI VUI2020, Kamis tanggal 26 Oktober 2020 lalu.

“Dalam laporan suami saya Amir Siddiq Zanroto telah melampirkan Bukti Vidio Pengancaman dengan senjata tajam, mengapa laporan suami saya tak di proses, ini malah suami saya yang ditahan,” terang Siti

Informasi yang diperoleh awak media ini, Aswat saksi mata mngungkapkan Kronologis kejadian, pada pagi sekitar pukul 4.00 wib tanggal 22/10/2020, Edo sedang menuju ke pasar lll Datuk kabu untuk berjualan lontong dan mengisi dagangan lontong ke beberapa pelanggannya.

Namun belum sampai di tempat jualannya, di tengah jalan Edo dicegat oleh, Ono alias pak Ke. Pelaku Ono tidak hanya mencegat Edo tetapi Ono juga meminta uang dengan ancaman sebilah senjata tajam. ( Bukti Vidio terlampir)

Dengan rasa ketakutan dia ( Edo) lari pulang menuju rumahnya di sekitar Datuk kabu, namun disaat itu juga Ono mengejarnya dengan membawa sebilah Kelewang.

Sambung Aswat, dengan keadaan yang terancam, maka pihak keluarga datang membantu dengan cara melempar Ono pakai batu, untuk menghalau Budi Kardono alias Ono. Hal itu di benarkan Edo dan Siti Ngafiah istri pelapor di rumahnya pasar lll Datuk kabu kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (14/11/2020) Dengan kejadian kasus tersebut, istri Amir mengaku kecewa.

“kami sangat kecewa atas kenerja aparat kepolisian sektor Percut Sei Tuan, suami saya sebagai pelapor ditahan dan masuk sel, sementara pelaku bebas berkeliaran,” ujarnya

Siti menambahkan, kasus penangkapan suaminya oleh Satuan Polsek Percut Sei Tuan untuk tidak berat sebelah, karena yang menjadi korban sebenarnya adalah suami saya. Oleh sebab itu saya berharap polisi polsek sei tuan bisa menegakkan hukum dengan se-adil-adilnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Kapolsek Percut Sei Tuan terkait perselisihan kedua warga di wilayah hukum nya. Melalui Whatsapp pribadinya, pada Sabtu (14/11) mengatakan kasus tersebut akan di cross cek.

“Siap kita cek ya Bang” tutupnya singkat.(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here