Sadis ! Misteri Teror Belum Terungkap, Pegiat Pers Tewas Ditembus Timah Panas

0
206

 

Independennews.com, Siantar Simalungun – Masyarakat Indonesia saat ini dihebohkan dengan teror yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) yang ditujukan kepada insan pers (wartawan). Teror yang dilakukan berupa ancaman dan bahkan ada yang berujung mencabut nyawa.

Disamping maraknya virus Covid-19, insan pers yang sedang berjuang mencari dan menyampaikan informasi lewat berbagai jenis media massa jutru malah mendapat tekanan dan ancaman dari orang-orang yang belum diketahui alasannya melakukan tindakan tidak manusiawi tersebut, seperti yang terjadi di Kota Siantar dan Simalungun.

Baca juga : Bupati Kuansing Laporkan Kajari ke Kajati Riau, Mengaku Diperas Rp1 Miliar

Dikutip dari Kompas86.com, baru-baru ini seorang pemilik media di Kota Pematang Siantar dibakar oleh orang tak dikenal yang hingga saat ini pelakunya belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian.

Hal serupa juga terjadi kepada salah seorang pemilik media, Mara Salim Harahap alias Marsal (42) yang ditembak oleh Orang Tak di Kenal (OTK) saat menuju pulang kerumahnya.

Baca juga : Kepala BPKAD Kuansing Non Aktif Laporkan Kajari ke Kejati Riau Atas Dugaan Pemerasan

Berdasarkan informasi yang diterima, Marsal ditemukan warga dalam kondisi kritis di dalam mobil BK1921 wr miliknya, yang terparkir ditengah jalan tak jauh dari kediamannya, di HUTA VII, Nagori Karang Anyer Kabupaten Simalungun, Jumat (18/6/21) pukul 23:30.wib tadi malam.

Warga yang melihat peristiwa tersebut sontak memberitahu isteri korban, lalu melarikannya ke Rumah Sakit Vita Insani untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, masih diperjalanan menuju rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakirnya.

Baca juga : Dukung Program Kapolda Kepri, Polres Anambas Kolaborasi Dengan Puskesmas Tarempa Gelar Vaksinasi

Menurut hasil pemeriksaan di RS Vita Insani Kota Pematang Siantar, mengatakan terdapat dua lobang tembakan dipinggul korban. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Bhayangkari Medan untuk keperluan Autopsi.

Mendengar kabar meninggalnya Marsal, para rekan wartawan kaget dan berdatangan kerumah sakit untuk melihat kondisi Marsal.

Hal ini tentunya membuat insan pers terpukul dan berduka, dan berharap pihak kepolisian sesegera mungkin mengungkap semua pelaku teror terhadap Wartawan dan kebebasan Pers. (Red/ kompas86.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here