Remaja Mesjid Jami” At Tagwa Tutup Paksa Perjudian Berkedok Bola Bilyard

0
116

HAMAPARAN PERAK, Badan Kenaziran Mesjid dan Remaja Mesjid Desa klambir, kecamatan Hamparan Perak beserta ratusan masyarakat mendatangi lokasi judi bilyard sekaligus membubarkan, judi bola bilyard di dusun lV Desa Klambir, yang berjarak lebih kurang 400 m dari Polsek Hamparan Perak, Minggu (22/11/2020) kemaren.

Informasi yang dihimpun, Perjudian bola bilyard dan judi kartu domino sudah lama beroperasi bahkan kegiatan penyakit masyarakat (Pekat) ini sangat marak di Lokasi Puput di dusun lV Desa Klambir, Hamparan Perak.

“Kegiatan perjudian ini semakin meresahkan masyarakat karena pemain bukan saja dari kalangan masyarakat desa klambir, tapi juga dari luar kecamatan Hamparan Perak, ujar Ketua Remaja Mesjid jami” At Tagwa Helmi Ardiansyah Spd dan ketua Karang Taruna Rahfizal Hasmi.

Dikatakan Helmi, aktivitas kegiatan Perjudian ini sangat meresahkan masyarakat, para pemain lebih banyak dari luar kampung, bahkan dari luar kecamatan, kami dari remaja mesjid dan masyarakat sebelumnya sudah mengirimkan surat keberatan kepada Kepala Desa dan pihak muspika kecamatan Hamparan Perak, dan pihak polsekpun dan Kades Bustami sudah memberi tegoran secara persuasif, tetapi tidak diindahkan oleh pengelola,” tutur Helmi

Yang membuat masyarakat resah, sambung Helmi, sering terjadi keributan sengit antara massa dengan pengelola dan pemain, adu jotospun tidak terhindakan antara emak-emak dengan pengelola dan pemain, pihak pengelola bersikeras bahwa disini tidak ada perjudian, ini hanya cuma permainan adu ketangkasan (olah raga), tetapi disudut dan diatas meja bilyard tampak kartu domino dan kartu trop berserakan.

“Masyarakat dusun lV desa klambir hampir daja merusak dan membakar lokasi meja bilyard, tetapi situasi dapat segera ditenangkan oleh kepala desa klambir Bustami,” ujar Helmi

Kepala desa Klambir Bustami didampingi penasehat BKM Mesjid At Tagwa Zailin dihari kejadian meminta pengelola bola bilyard dihadapan massa agar segera menutup lokasi perjudian bola bilyard, kepala desa mengultimatum untuk tiga hari kedepan lokasi dibersihkan .

Dalam penelusuran awak media menurut keterangan masyarakat sekitar yang tidak mau disebut namanya menjelaskan bahwa meja bola bilyard milik oknum yang didatangkan dari luar kecamatan hamparan perak, puput hanyalah pemilik lahan, sedangkan penyedia meja bola bilyard disinyalir milik oknum TNI AD berinisial W yang bertugas di Kodam 1BB yang merupakan saudara sepupu puput.(Bambang.S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here