Razia Mikol, Tim Penertiban Dan Penindakan KKA Hasil Nihil

0
444

IndependenNews.com, Anambas — Tim Ops penertiban dan penindakan melakukan razia gabungan kepada sejumlah tempat hiburan malam (THM), Selasa Malam (17/4/18) di wilayah Kecamatan Jemaja.

Tim gabungan ini meliputi DENPOM Lanal Tarempa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Anambas dengan Dinas Koprasi Dan Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Koprindagrin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Polsek Jemaja, Koramil 04 Letung, Disduk Capil Anambas, Dinas Kesehatan Anambas, Bakesbangpol Anambas, Posal Jemaja, Ketua Lembaga Adat Melayu Kecamatan Jemaja, Trantib Kecamatan Jemaja Terkait Minuman Keras (Miras) dan tempat Hiburan malam.

Razia ini, untuk menertipkan peredaran minuman beralkohol pada tempat hiburan malam (THM) diskotik, KTV dan Karaoke yang berada di wilayah Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Polsek Jemaja menyatakan Siap mendukung oprasi penertiban Peredaran Mikol diwilayah hukumnya. Bahkan mereka akan memperketat pengamanan dan menindak Penyakit Masyarakat menjelang bulan Suci Ramadhan.

“Penertiban Minuman keras di Tempat Hiburan Malam dan Tindak Pidana Ringan (tipiring) serta dalam penertiban Tempat hiburan diberikan tenggang waktu pada tanggal 15 Mei 2018 agar semua tempat hiburan di Kecamatan Jemaja di tutup menjelang Ramadhan, “katanya

Perwakilan disduk capil Anambas Nasri mengatakan pihak kecamatan wajib mendata semua kegiatan dilingkungannya, terutama peredaran penjualan minuman keras serta perkembangan tempat hiburan malam di wilayahnya.

“Wajib berkoordinasi dengan pimpinan daerah, sebab peredaran miras merusak generasi khususnya di kecamatan Jemaja, oleh karena itu wajib cepat ditangani dengan baik. ” ujarnya.

Danramil 04 Letung mengatakan bahwa razia serupa harus terus berkesinambungan, dan Razia Penyakit Masyarakat (Pekat). Selain itu penting dilakukan penertipan penjualan minuman Keras di wilayah Koramil 04 Letung.

” kami siap melakukan pendampingan atau Mengawal kegiatan demi tegaknya peraturan Daerah.”ucapnya

Trantib Kecamatan Jemaja Arsad berharap kegiatan razia harus di koordinasikan dengan matang sehingga sasaran tepat dan sesuai apa yang diinginkan.

” jika penjaringan seperti ini didapati dalam keadaan kosong atau tempat hiburan malam dalam keadaan tutup, ini namanya sia sia. Saya menduga bahwa kegiatan kita sudah lebih dahalu bocor,” ujarnya (Firmandani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here