PT SKU Tak Penuhi Undangan Rapat Warga Desa Lubuk Landai Dan Sungai Lilin, Masyarakat Tuai Kekecewaan

0
604

IndependenNews.com, Muara Bungo – PT Satya Kisma Usaha (SKU) tak hadir dalam rapat Dengan masyarakat Dusun Sungai Lilin dan Dusun Lubuk Landai membuat gerah dan geram masyarakat karena dianggap tidak mau menyepakati tuntutan masyarakat pada senin kemarin, (19/03).

Rencana pertemuan itu membahas materi persoalan penting yang terjadi antara masyarakat Dusun Sungai Lilin dan Dusun Lubuk Landai Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo dengan PT Satya Kisma Usaha (SKU). Meski telah ditunggu atas kesepakatan antara Perusahaan dengan masyarakat untuk menemukan perundingan tersebut didusun Sungai Lilin atau Dusun Lubuk Landai, akan tetapi pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit itu tak hadir. Meski waktu molor Hingga beberapa masyarakat masih sabar menunggu, namun perwakilan PT SKU tak kunjung hadir.

“Kami tidak tahu juga apa alasan perusahaan tidak datang. Padahal undangan atau himbauan sudah disampaikan, ” terang warga sekitar yang menghadiri rapat.

Pertemuan yang bertempat dikantor Rio Sungai Lilin dan dihadiri dari perwakilan masyarakat Dusun Lubuk Landai dan Dusun Sungai Lilin, Rio Dusun Lubuk Landai dan Dusun Sungai Lilin, Camat Tanah Sepenggal Lintas, perwakilan dari dinas Perhubungan, Kapolsek serta Tokoh masyarakat lainnya. Inti dari persoalan antara warga dengan PT SKU yakni terkait angkutan Sawit PT yang melebihi kapasitas dapat memicu kerusakan pada badan jalan, dan Masyarakat menuntut jalan yang selama ini dilewati angkutan perusahaan agar segera diperbaiki dan dibeton itu segera disepakati antara perusahaan dan masyarakat.

Darwis selaku ketua pemuda Dusun Lubuk Landai mengatakan dihadapan para tamu Rapat, merasa kecewa dengan ketidakhadiran pihak perusahaan PT SKU dalam rapat. Namun, Darwis juga menyampaikan, sebelum ada kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan, angkutan perusahaan tidak diperbolehkan untuk melewati jalan Dusun Lubuk Landai dan Sungai Lilin.

“Kami selaku masyarakat merasa kecewa dengan pihak perusahaan yang tidak hadir dalam saat rapat ini, tapi kami terima dengan kepala dingin, sampai belum ada kesepakatan dengan masyarakat, kami akan hadang mobil angkutan perusahaan yang melewati jalan ini, ” terangnya saat rapat.

Dikesempatan yang sama, Endy selaku Camat Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas dengan tegas menyampaikan kalau dirinya bukanlah camat perusahaan, melainkan adalah selaku pimpinan masyarakat. Dalam hal ini, ia pun mengatakan kalau dirinya harus dipihak yang benar sebagai pemangku kebijakan.

“Saya bukan lah camat perusahaan, melainkan camat masyarakat Tanah Sepenggal Lintas, maka dari itu saya selaku Camat memihak pada masyarakat Tanah Sepenggal Lintas, ” ujar Endy dihadapan Masyarakat.

sampai berita ini diterbitkan, pihak dari PT SKU belum bisa dikonfirmasi independennews.com (Dar/Ade)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here