Prona gratis, Pemegang SIMTN Jangan Rampok Tanah Milik Negara

0
344

Lingga, Independennews.com — Bupati Lingga Alias Welobmengintruksikan kepada para staf di desa, kelurahan maupun kecamatan, untuk tidak melayani pemegang, Surat Izin Memakai Tanah Negara ( SIMTN) Yang mengajukan kepada desa, kelurahan maupun kecamatan untuk dijadikan dasar pembuatan Proyek Operasi Nasional Agraria  (PRONA)  yang merupakan program Pemerintah.

Mengingat sudah ada banyak temuan pemegang SIMTN yang mengajukan ke desa, kelurahan dan kecamatan untuk di jadikan Sporadik sebagai syarat Mendapatkan Sertipikat Prona.

” ini perampokan tanah milik negara,  mereka hanya di beri izin memakai saja bukan untuk memiliki, meminjam lalu dimiliki” ujar Rudi Purwonugroho, mantan DPRD lingga priode lalu. Minggu (30/9/2018)

Menurutnya sudah banyak temuan penyalahan terkait ini, seraya menunjukan kopi bukti-bukti surat pengajuan, dari SIMTN, Sporadik ke Prona.

” kakau seperti ini,  Pemerintah jadi hancur,  yang semula memiliki tanah, sudah beralih tangan menjadi milik orang pribadi,” kata Rudi.

Untuk itu, dihimbau secepat mungkin, Bupati dapat meresponnya, dengan membentuk Tim dan meng Sk kannya.

“agar tidak kecolongan dan jangan ada pemegang SIMTN menjustifikasi tanah milik negara menjadi tanah miliknya pribadi dengan dasar pemegang  SIMTN” tegas Rudi ( juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.