PMA Terima Appreciation Dari BP Batam, Mitra Peningkatan Pertumbuhan Prekonomian Batam

0
439

Batam, Independennews.com — Sejumlah Penanaman Modal Asing menerima penganugerahan penghargaan dari BP Batam. Pemberian apresiasi kepada para Investor sebagai mitra BP Batam yang turut bersama membangun Batam dan memajukan perekonomian Batam, Penganugerahan atau Appreciation Day 2018 itu dilaksanakan pada Senin (10/12/18) bertempat di Grand Ball Room Hotel Radisson, Batam, Kepulauan Riau.

Adapun anugerah ini diberikan kepada perusahaan PMA yang sudah beroperasi selama 10 tahun, 20 tahun, lebih dari 30 tahun, perusahan PMA dengan nilai ekspor tertinggi serta PMA dengan nilai investasi bernilai tinggi.

Berikut perusahaan yang menerima dengan waktu beroperasi sudah mencapai 10 tahun yakni :
1.PT Smoe Indonesia
2. PT Yokohama Industrial Products Manufacturing Indonesia
3. PT Epcos Indonesia
4. PT Austin Engineering Indonesia
5. PT Nittoh Batam

Perusahaan yangol beroperasi selama 20 tahun yakni :

1. PT Panasonic Industrial Devices Batam
2. PT Rubycon Indonesia
3. PT Flextonics Technology Indonesia
4. PT Siix Electronic Ind
5. PT Ciba Vision Batam
6. PT ASL Shipyard Indonesia
7. PT Amtek Engineering Batam
8. PT Sumitomo
9. PT Shimano Batam

Perusahaan yang beroperasi selama 30 tahun yakni :
1. PT Mcdermott Indonesia
2. PT Bredero Show Indonesia

Perusahaan dengan nilai ekspor terbesar dan nilai investasi terbesar yakni
1. PT Asia Cocoa Indonesia (2.536.575.490,55 USD)
2. PT Schneider Electric Mamufacturing (1720.206.722 USD)
3. PT Musim Mas (1.363.767.140,91 USD)
4. PT Ecogreen Eleochemicals (1.303.669.369,19 USD)
5. PT Philips Induatries Batam (789.604.298,04)

Pada kesempatan tersebut, Kepala BP Batam Ir Dr Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, bahwa berdasarkan data BKPM terdapat 700 perusahaan di Batam yang tentu semuanya diberikan apresiasi atas loyalitasnya selama ini menanamkan modal di Batam dan beroperasi lebih dari 10 atau 20 tahun di Batam.

Ditengah tantangan perekonomian global dan kompetisi dengan daerah serupa di negara lain seperti thailand, china, dan vietnam.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan PMA sebagai mitra dari pemerintah yang mendukung perkembangan Batam yang sangat pesat bila dibandingkan dengan daerah serupa di rIndonesia.

“Tanpa investor, ekonomi Batam tidak akan berkembang seperti sekarang. Kepercayaan dan loyalitas investor untuk stay di Batam ditengah “godaan” (wilayah serupa negara lain) yang bukan tidak ada, ditambah tantangan kondisi perekonomian global, mereka tetap disini dan memberikan kesempatan kerja yang besar bagi tenaga kerja kita, inilah yang perlu kami berikan apresiasi setinggi-tingginya”, kata Lukita.

Dirinya juga meyakinkan bahwa BP Batam saat ini terus bekerja keras dan berinovasi baik dari sisi perizinan, investasi, tata kelola lahan, hingga pengembangan infrastruktur yang terus digesa, guna mempermudah aktifitas bisnis di Kota Batam saat ini dan dimasa yang akan datang.

“Saat ini kita tengah menggesa proyek perluasan terminal 1, penambahan terminal 2, dan terminal kargo di Bandara Hang Nadim Batam yang telah memasuki persiapan prakualifikasi lelang. Tak hanya dari sisi transportasi udara, dirinya juga menggesa pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dengan menggandeng PT Pelindo agar Batu Ampar dapat dimaksimalkan kapasitasnya untuk kegiatan transhipment.

“Kita terus benahi dari sisi perijinan terus kita permudah percepat dan jemput bola, lalu lintas barang kita berikan kemudahan dalam mengatasi hambatan yang ada, untuk mencapai harapan kita bersama daan menghadapi tantangan yang ada, kita harus lakukan bersama”, imbuhnya.

Dirinya optimis Batam yang secara geografis begitu strategis memiliki potensi yang luar biasa sehingga Batam tetap menjadi daerah tujuan wisata yang kompetitif ditengah persaingan di Asia. Dirinya menghimbau seluruh pihak untuk bersinergi dan bersama menjaga iklim investasi Batam tetap kondusif.

Sementara itu Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan, mengatakan bahwa Batam diharapkan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, dengan segala potensi yang ada maka semua pemangku kepentingan harus siap bekerjasama. Dirinya mengatakan kondisi Perekonomian global saat ini memang kurang menguntungkan tidak hanya bagi Indonesia melainkan berdampak secara global. Defisit neraca perdagangan juga menjadi dampak bagi penurunan ekonomi Batam pada beberapa tahun belakangan.

Namun dirinya optimis tahun 2018 ini perekonomian Batam akan membaik seiring dengan semangat BP Batam, Asosiasi Kawasan industri, Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholders untuk bersama memajukan perekonomian Batam ditengah tantangan global saat ini.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada inisiatif yang dilakukan BP Batam untuk memberikan awarding kepada para palaku usaha PMA agar harapannya mereka lebih semangat untuk ekspansi di Batam dan mengundang rekan mereka di negara lain untuk datang ke Batam.

Salah satu kondisi yang ada adalah perang dagang antara China dan Amerika. Batam yang mayoritas industrinya aktif melakukan ekspor, bisa memanfaatkan peluang ini dengan cermat. Batam khususnya bisa memanfaatkan peluang perang dagang ini dengan menyiapkan diri menerima perusahaan PMA yang terdampak untuk relokasi serta aktif melihat peluang ekspor ke Amerika.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua HKI Oka Simatupang, dirinya menyakan dukungan bagi masuknya investasi-investasi baru ke Batam. “Kami semua menyatakan siap, siapapun yang menang atau kalah dalam perang tersebut, kita optimis mari perusahaan-perusahaan asing terdampak silahkan datang dan invest ke Batam” ungkapnya.

Disamping memberikan apresiasi kepada para investor, BP Batam Appreciation Day 2018 dikemas dengan panel diskusi dengan tema “Peluang Memasuki Pasar Amerika Serikat” dengan menghadirkan 6 narasumber yakni, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Walikota Batam yang diwakili Asisten Wan Darusalam, Kepala Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra dan Anggota 2/Deputi Perencanaan dan Pengembangan Yusmar Anggadinata.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.