Penolakan Judi Bilyar di Desa Klambir Berlanjut

0
394

 

HAMPARAN PERAK, Penolakan perjudian berkdok ketangkasan bikyard di Dusun IV Desa Klambir Kec Hamparan Poperak berlanjut, ratusan jamaah mesjid at taqwa dan masyarakat kembali turun ke lokasi judi bilyar, pada Rabu kemaren (25/12/20) sekitar pukul 16.00.WIB

Sebelumnya jamaah mesjid dan masyarakat bersama Kepala Desa klambir sudah turun ke lokasi perjudian bola bilyar pada Ahad (22/11/20), Untuk memperingatkan Puput selaku pemilik bilyar agar menutup usaha bola bilyarnya,

Desakan warga itu juga ditindaklanjuti oleh Kepala Desa Klambir Bustami dengan menerbitkan surat tertanggal 23 Nopember 2020 tentang permintaan penutupan perjudian dan pengosongan meja bilyar yang ditujukan kepada pemilik lokasi bilyar dengan batas waktu sampai hari Rabu 25 Nopember 2020, dengan tembusan surat diteruskan kepada Muspika Kecamatan Hamparan Perak.

Tak diindahkan peringatan desakan masyarakat hingga batas waktu yang ditentukan, jamaah mesjid at taqwa dan masyarakat kembali turun ke lokasi perjudian bilyar, kedatangan massa ke lokasi bilyar membuat para pemain yang sedang aksik bermain dikagetkan kehadiran massa jemaah masjid at taqwa, melihat massa para pemain berhamburan tunggang langgang meninggalkan lokasi bilyar.

Massa sempat berdialog lembut dan ramah kepada pengelola bilyar puput yang di dampingi oleh oknum TNI AD berinisial Why, massa meminta agar puput melaksanakan surat kepala desa dan segera menutup dan memindah kan lokasi bilyar ketempat lain.

Tak terima lokasi bilyarnya ditutup, Puput secara arogan menolak dengan keras desakan warga, dengan nada keras dan arogan Puput mengatakan ” Saya tidak akan tutup lokasi ini dan kalau kalian memaksa dan menghancurkan meja bilyar, maka saya akan laporkan kepada polisi,”ujar Puput nada membentak

Mendengar ucapan yang tak senonoh itu massa menjadi berang, keributan pun terjadi, secara spontan massa mengangkat meja bilyar keluar lokasi serta merebahkan pondok bilyar tersebut,

Melihat situasi yang terjadi Puput mengamuk histeris dan mengancam massa “awas akan kubunuh kalian nanti” teriak keras Puput.

Meski ada nada ancaman dari pemilik meja bilyar, Massa tetap mengeluarkan tiga set meja bilyar diarak sampai ke jalan raya. Kerumunan massa dan meja bilyar yang diarak ke bahu jalan mengakibatkan lalu lintas dari jalan simpang beringin kearah bulu cina mengalami kemacetan total hingga dua jam.

Massa didampingi para ustadz dan imam mesjid serta ketua BPD Desa Klambir Gunung Muhajir harahap.S.Ag untuk menjaga agar massa tidak anarkis.

Salah seorang dari jamaah mesjid yang tak mau di sebut namanya mengatakan kepada awak media, Bang Kami turun ke lokasi ini untuk mengawal surat kepala desa kami, kalau tak di hiraukan beginilah jadinya” teguran kepala desa adalah perintah bagi kami” ucapnya singkat.

Karenan lalu lintas macet pukul 17.30 wib, pihak polisi lalu lintas Polsek Hamparan perak turun ke lokasi dan menyingkirkan kan meja bilyar yang berada ditengah jalan, dan menghimbau massa untuk membubarkan diri, karena sudah hampir masuk waktu sholat magrib massa berangsur-angsur membubarkan diri dengan tertib ( ok&i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here