Pengunjuk Rasa Minta Polsek Percut Sei Tuan Bebaskan Safran Saksi Pembunuhan Dodi Sumanto

0
88

DELI SERDANG, INDEPENDENNEWS.COM–Ratusan warga Desa Bandar Kalipa berunjuk rasa di Polsek Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Senin sore (06/07/2020). Dalam aksi unjuk rasa tersebut massa meminta Safran (54) yang diperiksa sebagai saksi pembunuhan Dodi Sumanto, alias Dika (41), agar secepatnya di bebaskan. Selain itu pengunjuk rasa merasa keberatan atas penahanan Safran yang sudah ditahan selama 5 hari di Polsek Percut Sei Tuan.

Safran adalah saksi pembunuhan Dodi sumanto alias Dika warga Jln. Sidomulyo gang Seriti, Desa Bandar Klipa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, sebelumnya dibunuh oleh Anjar di Jln. Sidomulyo, gang Gelatik, Kamis (03/07/2020) pekan lalu.

Salah satu dari massa yang turut mendesak Polsek Sei Tuan membebaskan Safran adalah anak kandungnya M. Sardi dan juga M.Saran meminta agar ayah mereka segera dibebaskan.

BACA JUGA : Perwakilan Masyarakat Tapanuli Tengah Akan Layangkan Aduan ke Gubernur Edy Ramayadi

“Seharusnya ayah saya dari kemarin sudah dibebaskan. Selain itu saya melihat ayah saya sedang sakit dan juga tedapat luka diwajahnya. Ibu saya juga yang berhasil menerobos masuk dan bertemu dengan ayah saya melihat ada luka yang diduga bekas pengniayaan dibagian pelipis mata ayah saya,” jelas M. Sardi.

Dengan adanya aksi unjuk rasa akhirnya Kapolsek Percut Sei Tuan Otniel Siahaan menerima perwakilan warga yang diwakili oleh Saiman BJ yang juga merupakan Kepala Dusun Xlll, Desa Bandar Klipa, Percut Sei Tuan didampingi oleh beberapa warga.

Hampir satu jam melakukan perbincangan, akhirnya Kapolsek dan perwakilan warga terlihat keluar untuk menemui pengunjuk rasa. Kepada pengunjuk rasa Kapolsek Percut Sei Tuan Otniel Siahaan membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Sarfan. “Selama ini kami memeriksa beberapa saksi termasuk Safran agar duduk perkaranya jelas, dan hari ini kami akan bebaskan Safran,” ujar Kapolsek Otniel Siahaan.

BACA JUGA : Polda Sumut dan Jajaran Buka Kegiatan Taklimat Awal Wasrik

Mendengar Safran akan dibebaskan para pengunjuk rasa merasa puas dan berangsur-angsur membubarkan diri dan sebagian mulai kembali kerumah masing-masing. Beberapa waktu kemudian terlihat Safran keluara dari Mapolsekta Percut Sei Tuan .(W)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.