Penangkapan Jamaris Wajar Puluhan Tahun Bagun Kerajaan Pungli

0
753
Poto : Nabahan Pohan (dok)

Batam-Sejumlah kalangan menyatakan sikap bahwa mereka sangat mengapresiasi polda kepri terkait opersi tangkap tangan (OTT) kepada Pegawai Negeri Sipil Disduk Capil Kota batam. Pasalnya kegiatan Pungutan Liar (Pungli) Di dinas penerbitan KTP, Akte lahir, Surat pindah dan Akte Nikah itu, sudah lama berlangsung serta telah meresahkan masyarakat.

Nabahan Pohan salah seorang tokoh Masyarakat batuaji kepada independennews.com mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kepolisian polda kepri terkait operasi tangkap tangan (ott) pegawai Negeri Sipil di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam tersebut.

“Operasi tangkap tangan dinilainya sangat tepat mengingat bahwa Kegiatan Pungutan liar di disduk Capil batam, selama puluhan tahun telah meresakan masyarakat batam.

Kata Nabahan, Kegiatan pungutan liar (pungli) di dinas kependudukan kota batam sudah tidak rahasia umum lagi, sebab pengurusan KTP, Akte Lahir, Catatan Sipil, Surat Pindah datang dan sejumlah dokumen lainnya pasti harus mengeluarkan uang pelicin supaya urusan lancar, apabila uang pelicin tidak ada urusan dipersulit.

“Mereka melakukan pungutan liar tidak pandang bulu, mau itu miskin atau kaya sama saja, yang namanya mengurus identitas harus bayar baru bisa terbit. Modus mereka mempersulit pengurusan, sehingga untuk memperlancar urusan harus merogoh kantong. Padahal identitas itu merupakan hak seluruh rakyat indonesia yang mestinya di gratiskan.

Oleh karena ketamakan terhadap uang sehingga para pegawai negeri sipil itu melakukan Pungutan liar untuk memperkaya diri, yang seharusnya tidak perlu terjadi sebab blangko KTP, Catatan Sipil dan lain sebagainya sudah di anggarakan dalam APBD,”Ujar Nabahan

Dengan operasi tangkap tangan Polda Kepri, kita sangat mendukung pemberantasan pungli diseluruh instasi yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat, tidak hanya di dinas kependudukan pungutan liar ada, namun di instansi lain pungutan liar juga masih meraja lela seperti Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), BP Batam bidang Rekomendasi Pelayanan Sertifikat tanah, Kantor Syabandar Penerbitan Surat Izin Berlayar, Kantor Samsat, Pengurusan SIM di Polresta Barelang, BPJS, Dinas Perhubungan Uji KIR, Imigrasi, Bea dan Cukai dan kantor Camat bidang pengurusan domisili usaha,” sejumlah instasi ini rawan terjadinya pungutan liar, ” Kata Nabahan

“Kita harapkan seluruh instansi terkait bersih dari kegiatan pungutan liar,”ujarnya.(red/1**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here