Pemda KKA dan Masyarakat Sepakat Tutup Seluruh Tempat Hiburan Malam

0
181

Anambas, Independennews.com — Pemda Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), menggelar Rapat Koordinasi terkait Ketertiban Masyarakat, termasuk penertiban tempat hiburan malam di wilayah Jemaja. Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Abdul Haris, Rabu (9/1/19) di Aula Kecamatan Jemaja.

Dalam kesematan tersebut salah seorang tokohAgama Jemaja, Gafar menyampaikan harapannya kepada Pemda, TNI dan Polri untuk menutup tempat hiburan malam di wilayah Jemaja.

Menurutnya, jika dilakukan penutupan tempat hiburan diharapkan tidak hanya sementara, namun agar ditutup secara permanen. Karena THM tidak sesuai norma agama dan dapat menyebarkan penyakit kelamin di wilayah Jemaja.”Ujarnya

Senada dengan Gafar, salah satu tokoh masyarakat Syamsul Bahri juga menyampaikan harapannya, agar Pemda segera melaksanakan Peraturan Daerah, agar tempat hiburan malam ditutup dan dapat disosialisasikan kepada masyarakat.

“Pemda wajib menutup tempat hiburan malam, karena telah meresahkan masyarakat, dengan adanya suara berisik ditengah malam, orang mabuk, penyewaan perempuan dan akhirnya judi karena ini satu paket. Ini merupakan penyakit masyarakat untuk itu wajib ditutup.”Katannya

Sementara itu, Ketua MUI Jemaja Amran mengatakan, bahwa pihaknya berkumpul dan bertatap muka dengan tujuan baik dan terhormat.

Untuk itu, Kata Amran, mari kita jaga kekompakan antara pemerintah, aparat dan masyarakat Jemaja, terutama sepakat untuk menutup tempat hiburan malam.

Menurutnya, Keberadaan Tempat Hiburan Malam saat ini mulai berdampak luas, sehingga ada riak-riak yang menyatakan, tidak setuju dengan membawa dalil-dalil yang mereka buat. Untuk itu, MUI Jemaja berharap Bupati dapat mengeluarkan sikap tegas menutup tempat hiburan malam.”Katannya

Amran juga berharap agar masyarakat dapat perbanyak dan rutinkan kembali kegiatan keagamaan hingga kedesa desa wilayah Jemaja.

“Kami meminta aparat dapat memonitor dan perketat masuknya minuman beralkohol ke Jemaja, supaya masyarakat tidak mudah mendapatkan minuman beralkohol.” imbuhnya

Salah seorang pemuda Erie dari perwakilan Masyarakat Desa Landak, Jemaja mengatakan, untuk mewakili masyarakat Desa Landak dia berharap, penutupan cafe-cafe atau tempat hiburan malam,tidak hanya dilakukan di Jemaja melainkan di seluruh wilayah Kab. Kep. Anambas.

” Silahkan ditutup , terkecuali cafe cafe yang telah memiliki surat ijin resmi dan yang tidak melanggar aturan yang ada, seperti tidak menjual minuman keras dan tidak menyediakan hiburan malam, serta tempat penyediaan kamar tinggal atau kamar sewa.” ujarnya

Sementara itu, Abdullah Sani Camat Jemaja mengatakan bahwa terkait persyaratan untuk menjual minuman non alkohol dan karaoke, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yakni
Tempat harus terbuka, Jika membuat ruang tempat Karaoke harus transparan, Ruangan harus cukup udara atau diberikan AC, Harus mendapat izin masyarakat lingkungan setempat atau Melampirkan surat pernyataan persetujuan dari masyarakat setempat.

Selain itu, juga ada aturan menu makanan yakni membuat daftar menu dan sesuai standar kesehatan, minuman tidak menjual minuman yang memabukan (beralkohol).

Persyaratan lainnya, Karyawan tidak boleh ditempatkan di lokasi kerja, Karyawan terdaftar dan terdata di Kependudukan KKA, Maksimal pelayan 2 orang.

Sementara waktu buka tutupnya atau operasinya juga ditentukan yakni Buka dari pukul 05.00 – 00.00 WIB, Batas waktu yang diberikan tidak boleh melebihi dari pukul 00.00 WIB, Selama bulan puasa tempat hiburan ditutup.

Sebagai Hasil rapat diputuskan dan akan dilaksanakan oleh Bupati Abdul Haris ialah pertama Seluruh tempat hiburan malam akan segera ditutup sepanjang menunggu proses ijin dari Pemerintah Daerah. Kedua Regulasi peraturan kedepannya akan disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

Ketiga Disdukcapil dapat menginventarisasi pendatang yang tidak jelas pekerjaan di wilayah Kecamatan Jemaja.

Keempat Pembentukan Tim Kecamatan Jemaja oleh Bupati KKA untuk memantau tempat hiburan malam dan masuknya minuman beralkohol ke wilayah Jemaja. Kelima Satpol-PP dan TNI Polri mendukung kegiatan Tim Kecamatan Jemaja. (red/Firman)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.