Pedagang Oulet Simcard Desak Pemerintah Cabut Aturan 1 Nik 3 simcard

0
697

IndependenNews.com, Batam –Ratusan pedagang seluler yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) Kepri melakukan aksi demo damai di depan kantor DPRD Kota Batam, Senin (2/42018)

Aksi para pedagang tersebut terkait pemberlakuan pembatasan registrasi 1 Nik 3 SIM card. Paska pemberlakuan aturan ini oleh Menkominfo para pendapatan para pedagang mengalami peneurunan

Menurut para pedagang bahwa kartu perdana merupakan komoditi seluler yang memberikan konstribusi pendapatan yang signifikan bagi pedagang. Dengan diberlakukan nya aturan terasebut pendapatan pedagang menurun drastis. Sehingga para pedagang merasa dirugikan.

“kami mendesak pemerintah, Menkominfo, menghapuskan Aturan Pembatasan 1 NIK 3 simcard, dan pemerintah harus berani menjamin keamanan data masyarkat, Menkominfo harus bertanggungjawab karena telah “membohongi” outlet melalui keputusan Dirjen PPl yang disampaikan secara terbuka dihadapan seluruh stakeholder telekomunikasi seluler pada 07 November 2017, dan memohon kepada bapak Ir Joko Widodo, untuk turut serta menyelesaikan permasalahan tersebut. Jika terus demikian ipastikan dalam beberapa bulan ke-depan, outlet akan tutup dan tergusur dari pasar seluler Indonesia,” ujar orasi pengunjuk rasa.

Selang kemudian waktu, Harmidi Umar Husein Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam menemui para pengunjuk rasa, dan menyampaikan, sangat memberikan apresiasi kepada pengunjuk rasa yang telah memberikan aspirasi.

” semua masyarakat berhak menyampaikan aspirasi disini. Karena itu, kami minta 30 orang perwakilan untuk masuk dalam menyampaikan aspirasinya,” ujar Harmidi dihadapan pengunjuk rasa. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here