Meski Ada Larangan Berjualan, PKL Arek Loncor Tetap Mengadu Nasib

0
592

PAMEKASAN, Independen News.com-Gemerlap Undian Simpeda Bank Jatim Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang dikemas dengan acara jalan-jalan santai (JJS) di areal Monumen Arek Lancor, tak mampu menghalau PKL yang tetap membuka lapak. Minggu (15/10/).

Surat himbauan yang ditandatangani oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, yang berisi himbauan kepada PKL untuk tidak beraktifitas saat acara tersebut tak diindahkan.

Hasan, 23, salah seorang pengunjung car free day Arek Lancor mengatakan, bahwa tadi malam membaca berita di salah satu media online tentang larangan tersebut.

“Menindak lanjuti surat dari pimpinan Bank Jatim Kabupaten Pamekasan nomer 056/241/PMK/.SMPD/Srt, tanggal 28 September 2017. Perihal sebagaimana pokok surat, untuk kesuksesan dan amannya acara dimaksud, para PKL untuk tidak melakukan aktifitas perniagaan/penjualan di Kawasan Arek Lancor sebagaimana terlampir,” kata Hasan membacakan sebagian isi surat yang telah beredar di salah satu media.

Hasan menambahkan, kasihan PKL kalau tidak boleh membuka lapaknya.

“Harusnya kalau ada acara begini merupakan kesempatan bagi PKL untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi dari hari Minggu biasanya,” tuturnya.

“Kok malah PKL dihimbau untuk tidak berjualan? Ini sangat merugikan PKL kalau sampai terjadi,” kata dia penuh tanya.

“Kenyataannya sekarang PKL banyak yang melanggar himbauan itu, buktinya banyak PKL yang berjualan. Kalau menurut saya biarkan saja mereka berjualan, biar dapat rejeki juga dari acara Bank Jatim, bukan malah dilarang,” pungkasnya.

Anis, salah seorang PKL yang tetap berjualan mengatakan, tetap berjualan karena ikut-ikutan PKL lain.

“Banyak PKL yang jualan, saya ikut jualan juga. Semoga tidak diusir, karena saya hanya ingin mencari rejeki,” tuturnya dengan senyum.

 

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here