Masyarakat Tembesi bentuk Lembaga Pengelolaan Sampah ‘Tembesi Besih’

0
757

Batam-Dalam upaya mendukung program pemerintah kota Batam dalam pengelolaan sampah. Masyarakat Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau. Membentuk lembaga pengelolaan Sampah (Swakelola) yang disebut dengan ‘Tembesi Bersih’.

“Lembaga swadaya masyarakat itu, melibatkan 154 perangkat yang terdiri dari 127 Rukun Tetangga (RT) dan 27 Rukun Warga (RW) yang ada di kelurahan Tembesi. lembaga ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam hal pengolahan sampah.

Pembentukan lembaga swadaya masyarakat ini dibenarkan Lurah Tembesi, Si Arman, SE.

“Yah, memang warga tembesi sedang menggodok dan sudah beberapa kali dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh perangkat RT/RW. ” Ujarnya kepada independennews.com, Jumat (16/9/16) diruang kerjannya,Tembesi.

Dia mengatakan tujuan dibentuknya lembaga swadaya masyarakat yang disebut “Tembesi Bersih,” bertujuan yakni;
1. meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam pengelolaan dampah atau kebersihan.
2. Menjembatani antara kepentingan masyarakat dan pemerintah dan pihak pihak lain sebagai wujud pembangunan partisipatif.
3. Mengembangkan program pemerintah dan aspirasi masyarakat.
4.meningkatkan keterampilan masyarakat dalam melaksanakan pemilihan, pengelolaan daur ulang sampah.
5.memperkuat potensi masyarakat untuk bergotong royong dalam penanggulangan sampah atau kebersihan lingkungan.

Si Arman menambahkan rencana susunan pengurus lembaga swadaya masyarakat ini yakni penanggung jawab camat, koordinator lurah, ketua, sekretaris, bendahara, seksi Operasional, seksi penagihan, seksi hukum dan advokasi, seksi penertiban dan keindahan, seksi 3R.

“Dengan terbentuknya lembaga itu, nantinya akan terus berupaya melakukan peningkatan kebersihan dilingkungan Tembesi.”katanya (**12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here