Masyarakat Pulau Labu Keluhkan Air Bersih

0
97

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Sekitar 58 Kepala Keluarga masyarakat Pulau Labu, Kelurahan Batu Legong, Kecamatan Bulang, Batam, Kepulauan Riau kesulitan air bersih.

Kondisi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat hinterland ini sudah lama dirasakan jauh sebelum pemerintah Kota Batam terbentuk. Selama ini masyarakat pulau labu masih terus bergantung dengan tadahan (tampungan) air hujan.

“Kami warga yang ada di Pulau Labu ini sangat bergantung dengan air hujan. Bila beberapa hari saja hujan tidak turun, maka masyarakat harus menjemput air di kampung tua dapur dua belas dengan menggunakan sampan,” jelas warga kepada media ini, Jumat (3/4/20)

Atas kondisi tersebut masyarakat Pulau Labu sangat berharap perhatian dari Pemerintah Kota Batam, untuk mengalirkan air ATB masuk ke Pulau Labu.

Beberapa tahun lalu, Kata Salah Satu Warga yang tidak mau namanya dipublikasikan, Walikota H.M.Rudi, SE, pernah berjanji akan menyalurkan air ATB kesini. Bahkan waktu itu sudah ada pihak yang datang melakukan survei atau pengecekan. Namun hingga sampai sekarang janji itu belum kunjung direalisasikan. Padahal masa priode Walikota Batam sebentar lagi akan berakhir.

“Kami berharap Pemerintah Kota Batam dapat merealisasikan janji Pak Rudi untuk membangun jaringan Pipa bawah laut, sehingga kami masyarakat pulau Labu dapat merasakan juga pembangunan itu,” Katanya

Sebagaimana diketahui, air bersih merupakan salah satu public good yaitu barang yang apabila dikonsumsi oleh seseorang maka tidak akan mengurangi kesempatan orang lain untuk mengkonsumsinya. Sehingga, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengkonsumsi air bersih secara layak.(Ls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.