Maneger PT Persero ULP Bangkinang Tinjau Persiapan Jaringan Listrik di Iven Festival Dragon Boat

0
262

INDEPENDENNEWS.COM, KAMPAR — Persiapan menjelang acara Kampar Internasional Dragon Boat Festival (KIDBF) yang akan diselenggarakan di Wisata Danau Rusa di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Festival ini akan dilangsungkan selama tiga hari pada 18 – 21 Juli 2019 mendatang.

Untuk memastikan persiapan Maneger PT Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkinang, Asmardi turun kelapangan untuk meninjau dan melihat langsung kondisi dilapangan, sekaligus memeriksa pemasangan jaringan listrik di Wisata Danau Rusa. Senin, ( 24/06/19).

Kedatangan Asmardi dilokasi didampingi Pejabat K3 ULP Bangkinang, Aswendi disambut oleh Ketua Pengurus Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar, Letkol. Infanteri Aidil Amin, yang juga menjabat sebagai Dandim 0313/KPR.

Selain Asmardi dan Aswendi, turut hadir Supervisor Tekhnik XIII Koto Kampar, M.Zakir beserta anggota pelaksanaan PT. Prass, dan anggota PT Haleyora Power.

Dalam kesempatan itu Ketua PODSI Kabupaten Kampar, Aidil Amin kepada media mengatakan, bahwa pihaknya telah membuka pendaftaran penerimaan peserta.

“Kami telah membuka pendaftaran bagi peserta dan sampai saat ini sudah ada 10 negara yang sudah mendaftar dan 12 tim. Kemudian ada beberapa perwakilan dari Kabupaten Kota, dan tim-tim Nasional dari Jakarta, Pulau Jawa, Sumatera Barat, dan ada beberapa tim TNI juga yang ikut perlombaan ini.” ujarnya

Lanjutnya, kami selaku penyelenggara juga telah melakukan penataan lensket Danau Rusa sebagai fasilitas Iven Dragon Boat, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Bahkan baru saja Maneger PLN ULP Bangkinang mensupport kita untuk pemasangan prastruktur jaringan listrik. Dan ada juga beberapa yang perlu kita gesa seperti sarana MCK, penataan parkir yang sudah dikelola. Kemudian pembangunan pasar tradisional, karena tujuan Iven ini juga bagaimana menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Terkait akomodasi para peserta sesuai komitmen kita dengan beberapa negara, kita mesti menyiapkan fasilitas yang sudah ada seperti dekotos, sisanya kita manfaatkan juga milik Pemerintah Daerah, seperti Wisata Stanum, dan Homste yang layak.

“kita juga sudah berkordinasi dengan beberapa masyarakat, bagi rumah – rumah yang layak bersih dan luas bisa digunakan tempat atau homestay bagi para peserta,” terang Aidil Amin

Sementara untuk pelaksanaan acara Dragon Boat ini pelaksanannya diperkirakan dimulai pada 17 Juli mendatang. Dan bagi seluruh kontingen diwajibkan sudah hadir dilokasi. Selanjutnya agenda acara malam penyambutan oleh Pemda Kabupaten Kampar pada 18 Juli dan penutupan pada 21 Juli 2019. Untuk waktu perlombaan berlangsung selama 3 hari yakni 18, 19 dan 20 Juli 2019.

Menurutnya Festival budaya yang serupa sudah banyak diselenggarakan, namun bedanya tahun ini kita betul – betul melibatkan rekan-rekan akamedisi Kampus. Bahkan rencana kita akan mengungkap kebudayaan tertua di Kabupaten Kampar ini, dengan narasumber Fanelis yang sudah tingkat nasional,

“Kami juga melibatkan mahasiswa, bagaimana mengangkat kearifan lokal Kabupaten Kampar yang disebut dengan Kampar Nagari Soko. Dan juga ada pameran alat – alat budaya nanti yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, bekerjasama dengan tokoh budaya Kampar, serta rekan – rekan Kampus.”ucapnya

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Persero ULP Bangkinang atas dukungan dengan menyiapkan jaringan Listrik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan kami PLN yang sudah mensupport dengan pemasangan instalansi, itu dukungan yang luar biasa. Selama ini kami juga bekerja dilapangan memang betul – betul menyedot tenaga dan pikiran, karena tidak menggunakan APBD Daerah,” kata Aidil Amin.

Kedepan harapan kita kegiatan ini bisa menjadi iven tahunan, dan menjadi Destinasi Wisata oleh masyarakat Kabupaten Kampar, bahkan Provinsi Riau. Kita tahu kalau kita sedang ke Riau, orang tidak bisa menyebutkan Objek Wisata apa yang bisa dia temui di Riau.

“Inilah yang akan kami angkat kedepan terkait adanya situs bersejarah peninggalan Candi Muara Takus yang tidak bisa kita bantahkan, bagaimana pengaruhnya di Sumatera, bahkan sampai ke Luar Negeri peradaban Campa ini, bukan Kampar ya,” tegas Ketua PODSi.

“Campa ini dulunya menjadi daya tarik, sehingga kami betul – betul ingin Kampar dikenang oleh Riau menjadi Icon Pariwisata di Provinsi Riau. Untuk Tahun depan kami berharap, kepada Pemerintah Provinsi Riau, agar Iven ini bila perlu menjadi Iven Riau,” ungkap Aidil Amin.

Ditambahkan Maneger ULP Bangkinang Asmardi mengatakan PLN akan siap mensupport Iven Festival Dragon Boat agar pelaksanaannya bisa beejalan sukses. “Mudah-mudahan menjelang akhir bulan ini, pemasangan jaringan listrik yang dilakukan PLN sudah dapat terealisasi.

Terakhir Maneger ULP Bangkinang, beserta rombongan meninjau langsung pemasangan Arus Listrik tersebut. Dan memberikan arahan kepada para petugas dilapangan, agar dalam bekerja selalu hati – hati dan memakai savety yang lengkap. Bertujuan untuk menjaga keselamatan para pekerja yang ada dilapangan,” ujar Asmardi (Rizki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here