Mahasiswa STAIN Pamekasan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Menyusul Dugaan Pemalsuan Data Gaji Honor

0
561

PAMEKASAN, IndependenNews.com Ratusan Mahasiswa yang mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Pasca Reformasi (GEMPAR) gelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kantor Pusat Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Rabu (25/10) Pukul 08.30

Salah seorang orator dalam aksi tersebut mengungkapkan bahwa, penyebab tidak berkembangnya salah satu system di kampus STAIN Pamekasan karena gaji karyawan Honorer (tenaga kontrak) yang tidak sesuai dengan standart UMK.

Ditengah aksi demo, mahasiswa juga menyebarkan agitasi yang dikemas dalam empat point pokok. Diantaranya: (1) Gaji karyawan tenaga kontrak tidak sesuai dengan standart UMK.
(2) Pemalsuan penyetoran data gaji karyawan dari pihak STAIN Pamekasan ke BPJS.
(3) Data upah (gaji) yang tertera di BPJS tidak sesuai dengan SK gaji tenaga kontrak (honorer).
(4) Data gaji karyawan STAIN Pamekasan di lembaran BPJS di standartkan dengan UMK tahun 2017 (pemalsuan gaji).

Kordinator Lapangan (Korlap) Syaiful Petuah, mendesak  Pihak STAIN agar secepatnya melakukan perbaikan system yang sudah menyalahi aturan terkait gaji tenaga kontrak (honorer) tersebut.

Terkait dugaan itu,¬† pihak ‘Gempar’ mengatakan mereka memiliki bukti.

“Kami punya bukti auntentik terkait data tersebut. Jadi pihak STAIN Pamekasan jangan pura-pura bingung dan tidak tahu menahu terkait gaji yang sebenarnya tercantum di SK,” katanya pada sejumlah awak media.

Gaji yang ditanda tangani oleh ketua STAIN Pamekasan harus dirubah, lanjut Syaiful, karena tidak sesuai dengan standart UMK.

“Pemalsuan gaji (honorer) yang tertera di data BPJS itu tidak sesuai dengan SK,” imbuhnya.

Namun, menanggapi tuntutan aksi demo mahasiswa tersebut Ketua STAIN Pamekasan, Mohammad Kosim, mengatakan bahwa pihaknya siap dituntut dan dihukum.

“Jumat kita ketemu dengan pihak BPJS untuk membicarakan terkait hal ini, itu bukan pemalsuan karena memang permintaan BPJS untuk di sesuaikan dengan UMK, awalnya kami tidak mau,” ungkapnya.

 

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here