Lomba Tari Topi Le’leng dan Rupama Kekayaan Budaya Kajang

0
91
Foto : Pelaksanaan Vestival budaya kajang, tari le'lelng (dok)

Independennews.com, Bulukumba | Pandemi covid 19 yang tak berujung usai, tidak menjadi penghalang bagi para pemerhati wisata, budayawan, dan seniman untuk terus berimprovisasi menggelorakan semangat pelestarian tradisi.

Adat dan budaya daerah sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang harus tetap dipupuk, dan dipertahankan dari generasi ke generasi.

Hal tersebut dituangkan panitia festival budaya Kajang 4 bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kecamatan Kajang dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, lewat pagelaran lomba tarian tradisional topi le’leng dan rupama.

Ketua Pelaksana Kamsuri Rahman mengatakan tarian tradisional topi le’leng dan rupamu merupakan salah satu bentuk kekayaan khasanah budaya serta kesenian, tradisional suku Kajang yang sengaja diketengahkan, pada hari Jum’at, (17/9) lalu, yang bertepatan dengan hari ketiga pelaksanaan festival budaya kajang.

“Lomba rupamu digelar dalam rangka menyegarkan dan menyampaikan petikan catatan sejarah masa lampau yang konsepnya didesign menyerupai cerita dongeng.”Tutupnya (Andi Fadly Dg. Biritta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here