LPTQ Sumut Gelar Rapat Teknis Hadapi STQH XVII Provsu

0
147

 

INDEPENDENNEWS.COM, Asahan – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara menggelar Rapat Teknis Permusabaqahan Menghadapi Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XVII Provinsi Sumatera Utara (Provsu), pada Rabu (28/4/21) bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan.

Dalam kesempatan ini, kegiatan dihadiri oleh Ketua LPTQ Provsu, Bupati Asahan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kakankemenang Kabupaten Asahan, Ketua LPTQ Kabupaten Asahan, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga : DPRD Asahan Serahkan Rekomendasi LKPJ Bupati

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Asahan dan LPTQ Kabupaten Asahan yang telah berkenan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Teknis ini,” ucap Asren selaku Ketua LPTQ Provsu.

Dia juga mengatakan bahwa tujuan dari rapat teknis ini antara lain memantapkan hasil Raker terbatas LPTQ Sumut Tanggal 19 Januari 2021 di Kantor BPSD Provsu, memastikan kesiapan LPTQ Kabupaten/Kota dan Kafilah khusus mengikuti STQH XVII Provsu Tahun 2021

Baca juga : Komisi I DPRD Anambas Konsultasikan Perubahan Ranperda Dengan Biro Hukum Pemprov Kepri

Selanjutnya untuk melihat kesiapan Kabupaten/Kota (sesuai zona) untuk dijadikan tempat talent scouting bibit-bibit potensial yang ada di Kecamatan dan Desa.

Pada kesempatan ini Bupati Asahan H.Surya,BSc pada sambutannya mengatakan, Kami sangat merasa bangga dan gembira atas kepercayaan yang telah diberikan untuk menjadi tuan rumah kegiatan yang mulia ini.

Baca juga : Balai Musyawaroh Polres Tanjungbalai Dukung Program 100 Hari Kerja Kapolri

“Saya ucapkan terima kasih kepada LPTQ Provsu yang telah memberikan amanah ini, walaupun kita masih dalam kondisi pandemi covid 19, tapi antusias yang kita tunjukkan dengan hadir ditempat ini adalah bukti bahwa perjuangan kita mengembangkan Al-Qur’an tidak boleh surut dalam berbagai kondisi dan tantangan,” ujar Surya.

Surya juga mengatakan, kalau kita melihat sejarah bahwa MTQ yang pertama kali dilaksanakan adalah di Kab. Asahan yaitu tepatnya di Kampung Bunga Desa Pondok Bungur Kecamatan Pulo Bandring. Pada tanggal 12 Februari 1946, atau sekitar 6 bulan setelah diproklamirkannya Kemerdekaan Negara Indonesia telah terjadi sebuah peristiwa yang menjadi tonggak sejarah MTQ yaitu dilaksanakannya sayembara membaca Al-Qur’an disebuah Masjid yang terletak di Dusun II Desa Pondok Bungur yang sampai sekerang Masjid tersebut dinamakan Masjid MTQ 1946.

Baca juga : Bupati Surya Lantik Pejabat Administrator dan Jabatan Pengawas

“Saya menyambut baik rapat koordinasi teknis ini yang dilaksanakan di Kab. Asahan, apalagi, momennya sangat tepat, yaitu Bulan Ramadan bulan diturunkannya Al-Qur’an, dimana sebaik-baik pembahasan adalah pembahasan tentang Al-Qur’an,” tutup Surya mengakhiri sambutannya.

Terakhir, bagi kami masyarakat Asahan, ini adalah salah satu bukti nyata bahwa Kab. Asahan dikenal sebagai daerah yang religius, sehingga LPTQ Provsu menilai Kabupaten Asahan pantas untuk menjadi tuan rumah kegiatan yang sangat penting ini. (SS)

Baca juga : Melalui Baznas, Walikota Rahma Serahkan 200 Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here