Korupsi DD, Bendahara Desa Berindat Abaikan Panggilan Kejari Lingga

0
334

LINGGA, INDEPENDENNEWS.COM –Dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa ( ADD) dan Dana Desa ( DD) tahun 2018 dan 2019, di Desa Berindat Kecamatan Singkep Pesisir sudah berstatus tahap penyelidikan oleh Kejaksaan Negeri Lingga.

” Hampir seluruh perangkat desa sudah di mintai keterangan, kecuali Kaur Keuangan atau Bendahara yang berinisial (D), ” kata Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lingga, Josua Tobinh, Rabu (19/2/2020)

Dikatakan Josua, pihaknya telah memanggil oknum berinisial (D).

“Ya, kita sudah panggil melalui surat pertama dan kedua, namun hingga hari ini, tidak memenuhi panggilan kita, padahal sudah dilakukan pemanggilan secara persuasip. Selain itu juga kita telah meminta batuan kepada kepala desa yang lama agar bendaharanya datang memenuhi panggilan kita,” ungkap Josua.

Ssmbungnya, apabila status kasus penyelidikan menjadi penyidikan, oknum D tidak juga datang, secara prosedur oknum D akan ditetapkan sebagai DPO.

“Kita berharap oknum bendahara itu segera datang, tidak perlu menghindar,”ucapnya

Menyinggung apakah ada keterlibatan anggota Badan Pengawas Desa ( BPD) dalam kasus penyelewengan Dana Desa, Josua mengatakan, tidak ada keterlibatan BPD setelah dilakukan pemeriksaan sejak pagi hingga siang ini.

“Kami periksa anggota BPDnya, mereka tidak terlibat, mereka bukan pengelola keuangan ataupun kegiatan. Kegiatan sepenuhnya dikelola oleh pemerintahan desa, dan hasil evaluaai desa juga tidak pernah disampaikan ke BPD, dalam dua tahun anggaran 2018/1019.” Jelas Josua. ( Juhari )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here