Komite Sekolah Pungut Biaya LKS, SMAN 1 dan SMAN 4 Sungai Penuh Akan Diperiksa

0
282

SUNGAI PENUH, INDEPENDENNEWS.COM — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Petisi Sakti melakukan aksi damai di depan kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, untuk menyampaikan tuntutan terkait adanya pungutan uang dan pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) di SMAN 1 dan SMAN 4 Sungai Penuh, yang dinilai melanggar aturan dalam dunia Pendidikan sesuai Permendikbud No 75 Thn 2016 tentang Komite Sekolah. Senin (25/11/2019).

“Kami meminta pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh untuk menghentikan pungutan uang Komite dan pembelian LKS yang dilakukan oleh SMA 1 dan SMA 4 Sungai Penuh, karena diduga modus tindakan KNN. Kita berharap kejaksaan segera memanggil dan memeriksa dan mengusut tuntas perilaku oknum yang melakukan pungutan di dua sekolah tersebut,” kata Deddy dalam orasinya.

LSM Petisi Sakti juga meminta untuk mengaudit kegiatan pengunaan dana Bos tahun 2018-2019 di dua sekolah SMA di Kota Sungai Penuh.

Aksi LSM Petisi tersebut langsung ditanggapi dan diterima oleh Sumarsono. SH yang juga selaku Kasi Intel Kejaksaan Sungai Penuh.

Mendegar tuntutan LSM Petisi, Sumarsono mengatakan pihaknya akan bekerja dan menindak-lanjuti laporan LSM Petisi Sakti.

“Kita akan coba periksa laporan yang disampaikan oleh LSM Petisi Sakti, dan kita siap menindak-lanjuti laporan dari LSM. Tentu, sesuai dengan peraturan UUD yang berlaku,” kata Sumarsono.

Liputan : Apendi Yahya
Editor : P. Sib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.