Komisi III DPRD Kepri Monitoring Pembangunan, Shahmadin Sinaga Apresiasi Kinerja Pemrov Kepri

0
161

Batam, Independennews.com — Komisi III DPRD Kepri melakukan monitoring kegiatan pembangunan di daerah hinterland. Salah satu proyek yang disurvei yakni pembangunan sarana lahan parkir pelabuhan Belakang padang, yang menelan anggaran sebesar Rp 1,3 Milair di kecamatan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau.

Monitoring tersebut langsung dipimpin ketua Komisi, wakil Ketua, Sekretaris dan para Anggota Komisi III. Rombongan tiba di Belakang padang dan langsung meninjau lokasi proyek.

Proyek pembangunan sarana lapangan parkir pelabuhan dengan panjang 67 Meter, menelan anggaran Rp 1,3 Miliar. Proyek lapangan parkir ini terus digesa penyelesaiannya, dan dipastikan akan selesai akhir bulan Februari 2019.” ujar Sahmadin Sinaga SE dalam kegiatan monitoring di Pelabuhan Belakang Padang, Rabu (5/2/19)

Dikatakan Sahmadin, bahwa pembangunan sarana lapangan parkir pelabuhan sangat dibutuhkan, mengingat selama ini lahan parkir kenderaan sepeda motor berada dibahu kiri dan kanan pelabuhan sehingga mengganggu sirkulasi keluar masuk pelabuhan.”kenderaan yang parkir pada bahu pelabuhan sangat mengganggu estetika dan penataan pelabuhan.”ucapnya

Dia berharap dengan tersediannya sarana pakir pelabuhan, suasana pelabuhan akan tampak tertata dan rapi. Kenderaan sepeda motor yang tadinya diparkir pada bahu kiri dan kanan pelabuhan, maka dengan tersediannya lahan parkir ini, kenderaan sepeda motor akan parkir pada tempatnya dan tidak lagi parkir sembarang.

“Tentunya dengan tersediannya lahan parkir, akses pelabuhan akan lebih lancar tidak terganggu seperti sekarang ini, selain itu Estetika pelabuhan juga lebih tertata dan teratur.” kata Sahmadin

Dalam proses pembangunan lahan parkir itu, kata Sahmadin, ada beberapa kendala sehingga tidak bisa diselesaikan tahun lalu, namun Sahmadin memastikan pembangunan akan tetap dilanjutkan dan selesai akhir Februari 2019 ini.

Adapun beberapa kendala yang menyebabkan proyek lahan parkir belum dapat diselesaikan tahun lalu, kata Sahmadin, disebabkan karena kurangnya pensediaan bahan suplai, terbatasnya alat pancang serta pengaruh iklim atau cuaca. Namun pembangunnan direncanakan akan selesai akhir bulan ini, karena struktur telah selesai terpasang, tinggal hanya pemansangan rangka dan atap saja.

Pada monitoring pembanguna diwilayah hinterland tersebut, Sahmadin Sinaga menambahkan, pihaknya mengapresiasi pemerintah provinsi Kepri yang telah berupaya meningkatkan pembangunan secara khusus di wilayah wilayah terpencil seperti dihinterland.”ujarnya. (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.