KKR Natal Gereja Bethel Indonesia Pasir Indah, Berlangsung Penuh Khidmat

0
61

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Meski baru memasuki awal bulan Desember, suasana perayaan Natal sudah mulai dirasakan diberbagai wilayah di Kota Batam. Seperti halnya perayaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal, yang diselenggarakan di Gereja GBI Jemaat Pasir Indah, Minggu (1/12/19) di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Batam.

Perayaan KKR Natal bersama ini tampak dihadiri oleh sejumlah hamba-hamba Tuhan, seperti Pdt. Sarmen Daniel Manullang, Gembala Sidang GSPDI Danau Merah, Pdt.P.Butar-Butar Gembala Sidang GBI Rawah Indah, Pdt.Y. Sihombing, dan juga Pdt. W. Sinaga Gembala Sidang Jemaat GBI Kavling Mandiri, sekaligus Gembala Sidang di Jemaat GBI Pasir Indah yang juga selaku tuan rumah.

Tidak hanya dihadiri oleh hamba-hamba Tuhan, namun KKR Natal bersama ini juga tampak di hadiri oleh ratusan umat Tuhan dari Jemaat GBI Kavling Mandiri, Jemaat GBI Pasir Indah, Jemaat GBI Sei Daun Pimpinan Pdt. J. Sigalingging, Jemaat GSPDI Danau Merah Pimpinan Pdt. Sarmen Daniel Manullang, dan beberapa orang umat Tuhan dari Jemaat GBI Perumnas Baru Pimpinan Pdt.J.Silitonga, serta puluhan tamu undangan lainnya.

Acara ibadah KKR Natal kali ini dimulai dengan lagu-lagu pujian dan penyembahan. Serta persembahan lagu pujian gabungan yang dipersembahkan oleh Jemaat GBI Pasir Indah dan Jemaat Kavling Mandiri. Persembahan lagu pujian dari Jemaat GBI Sei Daun. Juga persembahan lagu pujian dari Jemaat GSPDI Danau Merah. Yang begitu memukau serta sangat mempermuliakan Tuhan.

Sebagai pesan Natal melalui khotbahnya, Pdt. Wilson Sinaga mengatakan, bahwa Natal harus dimaknai dengan suka cita. Bahkan bukan dengan suka cita biasa, melainkan sebagaimana suka cita pada waktu panen.

“Adapun tema Firman Tuhan dalam KKR Natal kita pada malam ini adalah “Pengharapan dan Penantian Yang di Genapi”. Ini dikutip dari Injil Lukas pasal 2 ayat 25 – 32. Namun sebelum kita lebih jauh, kita harus mengerti bahwa pengharapan dan penantian yang bagaiman yang akan Tuhan genapi?.

“Kita harus berada seperti Simeon yang berada dalam penantian yang berpengharapan tentang akan datangnya Mesias. Maka setelah Penantian dan Pengharapan dari Simeon di genapi maka penulah suka citanya, bahkan lebih dari pada itu Simeon ‘pun dapat merasakan damai sejahtera,” ucap Pdt.W.Sinaga.

Lebih jauh Pdt.W.Sinaga menyampaikan. “Maka dari itu umat Tuhan harus memaknai Natal dengan damai sejahtera dan suka cita. Bahkan bukan hanya suka cita biasa, melainkan harus penuh sorak sorai, seperti sukacita pada waktu panen”, lanjutnya.

Lebih jauh Pdt.W.Sinaga mengatakan. ” Saudara pernah mengalami masa panen? Nah’ beda suka citanya. Sebab suka cita waktu panen dengan suka cita biasa itu berbeda. Sampai Alkitab menggambarkan bahwasannya kelahiran Kristus itu, Natal itu, bagaikan sorak sorai dan bersuka cita yang besar, bagaikan suka cita diwaktu panen. Yesaya Pasal 8 ayat 23 sampai Yesaya Pasal 9 ayat 1-2. Maka mari kita sambut Natal dengan suka cita seperti suka cita pada waktu panen,” imbau Pdt.W.Sinaga kepada umat Tuhan yang hadir.

Seusai acara ibadah KKR Natal, acara masih dilanjutkan dengan perjamuan kasih bersama umat Tuhan. Terlihat umat Tuhan yang hadir sangat menikmati jamuan yang disediakan. Apalagi acara jamuan kasih, diiringi dengan beberapa lagu-lagu pujian dari para pelayan-pelayan Tuhan yang bersuara merdu. Selamat Hari Natal, Tuhan Yesus Memberkati.

Laporan: Ls

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.