Kepada Bupati Lingga, PGRI Usulkan Beberapa Keluhan

0
445

Lingga, Independennews.com — Usai melaksanakan upacara memperingati Hari Guru Nasional dilapangan Merdeka Dabosingkep pada Senin (26/11/18), PGRI Kabupaten Lingga juga mengadakan pertemuan dengan Bupati Lingga.

Selain Bupati, sejumlah Anggota DPRD Lingga, Dewan pendidikan dan Dinas pendidikan hadir dalam acara dialog interaktif guna membahas permasalahan Guru di Lingga yang dilaksanakan di Wisma Ria Dabo.

Dalam Dialog Interaktif tersebut sejumlah guru mengusulan beberapa aspirasi antara lain, keluhan tunjangan Guru Daerah Terpencil yang mengajar di daerah pinggiran di wilayah kabupaten Lingga. Yang mana haknya dibayar sama besarnya dengan guru yang mengajar di daerah perkotaan, seperti yang di sampaikan Iqbal, Salah satu guru.

Selain itu juga, guru daerah terpercil juga mengharapkan adanya penyegaran bagi dirinya yang sudah belasan tahun mengabdi dan tak pernah dimutasi kedaerah perkotaan

Menanggapi usulan mutasi guru yang sudah belasan tahun mengabdi di daerah pinggiran, Ketua DPRD Lingga Riono mengimbau kepada kepala daerah (Bupati) agar dapat mengaturnya dalam peraturan Daerah.

Sementara itu, Bupati Lingga H. Alias Wello mengatakan, bahwa Tunjangan daerah semuanya sama, tidak ada besar kecilnya, dan tidak tergantung jarak tempuh, itu sudah disesuaikan dengan Skema aturannya.

Namun demikian bagi guru yang bertugas di pinggiran atau terpencil, harus di cari solusinya melalui lembaga Teknis

,” kasian guru yang mengajar di tempat jauh, ” kata Alias Wello

Dia juga mengakui kalau sarana dan prasana dunia pendidikan di Lingga sangat jauh dari yang di inginkan, baik sarana dan prasarana pembangunan maupun transportasi, hal tersebut kata Wello, karena keterbatasan APBD.

” Membenahi ini semua, perlu adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat untuk medorong kemajuan pendidikan di-Kabupaten Lingga,” kata Alias ( juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here