Keluarga fakir Belum Pernah Tersentuh Bantuan dan Program Pemerintah

0
77

INDEPENDENNEWS.COM, TEBO –Dengan semangat kepedulian sosial, menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Tahun 2019, sebuah Organisasi Sosial gabungan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan peninjauan ke Desa Tanjung Simalidu Kecamatan VII Koto, Tebo Jambi, pada Kamis 15 Agustus 2019.

Kegiatan peninjauan dari gabungan Sosial ini bertujuan untuk meninjau keluarga kaum fakir miskin yang belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah. Kegiatan ini juga bentuk kepedulian kepada para kaum fakir miskin dan penyandang cacat, yang selama ini belum pernah mendapatkan perhatian dari Pemerintah.

“Mereka ini warga negara yang tidak memiliki Identitias kependudukan (KTP), mereka menjadi perhatian kita selaku pemerhati sosial, kita juga akan mencarikan solusi agar mereka mendapatkan status kependudukan dan data diri hingga dapat menerima bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Tebo,” Ujar Toni Koordinator Gabungan LSM kepada Awak Media ini.

Dikatakan Toni, pihaknya melibatkan beberapa LSM lokal.” kita lakukan secara dor tu dor bersilahturahmi menyambangi beberapa warga Desa Tanjung Simalidu Pucuk Jambi yang patut mendapat perhatian.”Ucap Toni

Usai menyambangi beberapa warga fakir hingga berlanjut meminta keterangan dan koordinasi kepada kades tanjung simalidu di rumah kediamanya.

Kades Tanjung Simalidu Pucuk Jambi Kec.VII Koto Kab.tebo , Alwi disela perbincangan menuturkan bahwa kehidupan layak adalah salah satu bentuk hak azazi manusia. “Semua warga negara indonesia memiliki hak untuk berkehidupan layak, mendapatkan pendidikan gratis sebagaimana yang di lakukan pemerintah pusat dalam program kartu pintar atau wajib belajar sembilan tahun karena untuk berkehidupan layak merupakan hak azazi manusia. Namun untuk dapat mengikuti semua upaya Pemerintah ,secara pribadi kita juga harus memiliki kesadaran sendiri terhadap penting nya data diri dan status kependudukan”, jelasnya.

Kades Alwi menambahkan, “adanya warga kita yang belum memiliki identitas tersebut karena minimnya pengetahuan tentang pentingnya identitas diri serta manfaat yang dapat diperoleh bila kita mengikuti aturan sebagai warga negara yang baik dengan memiliki status sosial yang jelas dan baik”,tambahnya.

Masih menurut Kades Alsi, “kami sebagai Pemerintah Desa bersukur dan berterimakasih kepada Bapak Toni sebagai salah satu warga dan kawan kawan yang ikut peduli serta membantu memberikan pengarahan ke warga tentang hal penting tersebut . Saya selaku Kades mendukung penuh bentuk kepedulian ini”, tutupnya mengakhiri perbincangan dengan redaksi independennews.com di rumah kediaman nya .(BK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.