Kecamatan Singkep Barat Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Kelembagaan Desa

0
309

Independennews.com, Lingga — Kecamatan Singkep Barat Desa Tanjung Irat menggelar pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan kelembagaan desa terhadap regulasi pendukung dana desa tahun anggaran 2018, Selasa (29/5/18)

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dan dihadiri camat Singkep Barat Recky Sarman Timur ,S.STP , kepala desa tanjung irat Amren, aparat pemerintah dan para peserta pelatihan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Tanjung Irat Amren mengatakan, bahwa dia sangat berharap para peserta pelatihan serius dan fokus mengikuti pelatihan tersebut.

” Kita berharap para peserta pelatihan dapat serius dan Fokus dalam pelatihan, karena kegiatan ini dapat membantu proses peningkatan kemampuan aparatur desa.

“Seperti diketahui bahwa sebelumnya aparatur Desa Tanjung Irat mengalami beberapa masalah dan kendala dalam menjalankan tugas.” ucapnya

Amren menambahkan , bahwa saat ini Desa tanjung irat masih dalam kondisi serba keterbatasan fasilitas listrik, karena itu kita selenggarakan kegiatan pelatihan di hotel Prima inn.

Sementara itu, Camat Singkep Barat membenarkan bahwa kemampuan para aparatur desa masih membutuhkan bimbingan terutama dalam pengelolaan dana desa.

“Dalam pelaksanaannya diharapkan dapat melibatkan pihak Polri terkait pengawasan dana desa,” ujarnya

Kata Sarman, meskipun anggaran belum di cairkan bahkan belum dimasukkan, namun kegiatan pelatihan seperti ini hal dapat diselenggarakan.

“ini sangat luar biasa karena dapat melaksanakan kegiatan pelatihan selama 3 (tiga) hari.” katanya

Diharapkan seluruh peserta dapat  mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin karena dalam pelatihan dapat diketahui permasalahan yang terjadi. Besar harapan kami desa tanjung irat harus lebih baik dari desa-desa yang lainnya.

Keterlambatan pencairan dana desa diakibatkan karena kelalaian dari aparat pemerintah desa itu sendiri, dimana penyusunan anggaran tidak di usulkan di awal pada tahun 2018.

” Keterlambatan rekomendasi terkait pembinaan desa tanjung irat saya tidak mempersulit. Ini merupakan beban bagi kami, sebab dana desa bukanlah milik pribadi, mari saling berkoordinasi sesama aparatur agar dapat mengawasi pengelolaan dana desa,” ujarnya

Ditambahkannya, desa tanjung irat saat ini kekurangan figur-figur orang yang ingin bekerja, semoga di kemudian hari desa tanjung irat lebih unggul dari desa-desa yang lain.” ungkap Recky Sarman Timur ,S.STP

(suarman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here