JR Saragih-Ance Tidak Lolos Pendaftaran KPU Sumut

0
636

IndependenNews.com, Medan — Jopinus Ramli (JR) Saragih dan Ance Selian hadir dalam rapat pleno terbuka pengumuman penetapan paslon Cagub dan Cawagub yang digelar di lantai 2 Grand Ballroom, Hotel Grand Mercure Medan, Senin (12/2/2018).

Ketua KPU Sumut Mulia Banuarea mengatakan bahwa salah satu syarat calon gubernur adalah legalisasi ijazah yang bersangkutan, sehingga berdasarkan regulasi yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan pasangan calon karena tidak memenuhi syarat.

KPU menetapkan hanya dua pasang calon, yaitu  Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Ijeck) dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

“Berdasarkan peraturan yang ada, yang bersangkutan tidak bisa kami tetapkan sebagai pasangan calon, karena JR Saragih tidak melengkapi foto copy ijazah yang sudah dilegalisir,” kata Mulia Banurea.

“Pihak KPU sebelumnya sudah melakukan kroscek langsung ke SMA Iklas Prasasti di Jalan Raya Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. Nyatanya, SMA tempat JR mengenyam pendidikan itu sudah tutup. Kemudian KPU mendatangi Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Disdik merespons kalau ijazah milik JR tidak pernah dilegalisir,” ujarnya.

Sementara itu JR Saragih masih tetap bersikeras dirinya sudah melengkapi persyaratan dari KPU. Dirinya juga menunjukkan ijazah asli kepada para wartawan usai rapat pleno tersebut, dan dirinya mempertanyakan kepada KPU mengapa dirinya bisa lolos sewaktu mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Simalungun beberapa tahun lalu.

Sesuai Peraturan KPU (PKPU) nomor 1 tahun 2017, bagi pihak yang mengajukan permohonan sengketa diberikan waktu tiga hari pasca penetapan Paslon.
Tidak lolosnya Paslon JR Saragih dan Ance Selian dalam pertarungan Pilgubsu 2018 nantinya, mereka akan mengajukan sengketa kepada Bawaslu Sumut.

Pada tanggal 6 Desember 2015, JR pernah melayangkan gugatan , tepatnya tiga hari sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2015.

Bukan kali ini saja dia menggugat KPU. JR pernah melayangkan gugatan , tepatnya tiga hari sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2015.

(Andi S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here