Isu Mundurnya Maskapai Penerbangan, Ini Sikap Bupati dan Wabup Selayar

0
146
bandar udara H. Aroeppala Padang Selayar_foto dok.jpeg

Independennews.com, Selayar | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara menyikapi isu terkait informasi rencana akan mundurnya sejumlah perusahaan maskapai penerbangan udara dari lintasan bandar udara H. Aroeppala Padang Selayar.

Wakil bupati Selayar yang dikonfirmasi terpisah oleh wartawan pada hari Jum’at, (17/9/21) mengaku belum mendapatkan konfirmasi dan laporan terkait akan hal tersebut.

“Saya belum mendapat konfirmasi resmi, baik dari pihak Bandar Udara H. Aroeppala, maupun dari jajaran dinas perhubungan terkait informasi dimaksud,”Katanya

Menurutnya, bisa jadi hal ini diakibatkan oleh persoalan tingginya tarif pcr sebagai prasyaratan penerbangan yang melampaui harga ticket pesawat.

“Untuk lebih jelasnya, saya akan meminta konfirmasi kepala dinas perhubungan,”ucap Basli kepada Media

Hal senada disampaikan wakil bupati, H. Saiful Arif yang mengaku belum mendapat informasi terkait dengan isu akan mundurnya pihak perusahaan maskapai penerbangan dari Selayar.

Jika pun hal itu benar, secara umum pemerintah kabupaten tak bisa berbuat banyak dan menahan pihak maskapai untuk tetap melayani route penerbangan Makassar Selayar di tengah merosotnya jumlah penumpang.

“Kondisi itu bisa dipastikan akan sangat berpengaruh pada terjadinya ketidak seimbangan omset dan besaran biaya operasional. Dampak kerugian kuat dugaan dipicu karena penurunan jumlah penumpang dan omset selama era pandemi covid 19, dipastikan terjadi hampir di semua bandar udara kabupaten kota di tanah air.

Akibat dari panjangnya masa pandemi covid 19, calon pengguna jasa penerbangan mulai merasakan dampak luar biasa yang dipicu oleh kenaikan harga ticket pesawat sebagai salah satu alternatif jalan keluar untuk menutupi tingginya beban biaya operasional.

Saiful Arif berharap, awak media bisa memainkan perannya meminta konfirmasi dan klarifikasi terhadap pihak maskapai bersangkutan.

Update informasi terbaru dari lingkungan dinas perhubungan menyebutkan, sampai perhari Sabtu, (18/9) belum ada surat resmi dari pihak maskapai terkait lentingan informasi yang beredar di publik.

Bandar udara, H. Aroeppala Padang Selayar merupakan bandar udara perintis yang mustahil untuk ditinggalkan dan dibiarkan mengalami kekosongan maskapai.

Terkait hal tersebut, kami dari jajaran dinas perhubungan sudah barang tentu tidak akan berpangku tangan menyikapi kondisi kekinian. Ramuan strategi akan didesign dinas perhubungan agar bandar udara H. Aroeppala Padang dapat semakin banyak dilirik oleh pihak maskapai di luar perusahaan yang sudah ada selama ini.” tulis Andi Irawan melalui telepon genggamnya membalas konfirmasi dari awak media ini, Sabtu siang (Andi Fadly Dg. Biritta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here