Hindari Penyebaran Pandemi Covid 19, Tim Satgas Covid 19 Medan Lakukan Monitoring THM

0
171

 

MEDAN, Tim Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Medan kembali melakukan pengawasan, pada Sabtu (26/12/2020) malam dengan sasaran tempat hiburan malam.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan apakah tempat usaha yang ada di kota Medan mematuhi Surat edaran Walikota Medan No.556/8960 tanggal 23 Desember 2020 tentang penutupan sementara dan pembatasan jam operasional.

Dalam monitoring yang dilakukan tersebut tim kembali mendapati dua tempat usaha pariwisata yang tidak mengindahkan Surat edaran Walikota tersebut yang di dalamnya mengharuskan setiap tempat usaha mengkuti jam operasional sesuai SE Walikota Medan yakni Jam operasional hingga pukul 21:00 WIB yang dimulai pada tanggal 24 s/d 31 Desember 2020.

Dua tempat usaha yang didapati Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan beroperasi melebihi batas waktu yang telah ditetapkan, yakni cafe Gateau, jalan S Parman dan The Cloud, jalan Teuku Daud Medan, oleh karenanya Tim yang terdiri dari unsur Satpol PP kota Medan, Dinas Pariwisata dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) minta agar kedua tempat usaha itu untuk menghentikan operasional dan membubarkan seluruh pengunjung yang hadir.

Selain itu seperti biasa, Tim secara persuasif menyampaikan kepada pihak managemen bahwa telah melanggar aturan yang berlaku, selanjutnya meminta pengelola mengisi surat berita acara pemeriksaan sebagai bukti telah terjadi pelanggaran berupa melewati jam operasional ke depan.

Monitoring ini akan terus dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan di masa libur panjang hari Natal dan Tahun Baru 2021.

Dari monitoring yang telah kita lakukan sejak beberapa hari ini, terbukti pengelola usaha masih saja belum mengindahkan Surat edaran Walikota Medan No.556/8960, maka dari itu, kepada lokasi usaha lainnya untuk dapat bersikap koperatif, jika tidak, Tim akan melakukan tindakan tegas” kata Sekretaris Satpol PP kota Medan Rahmat Adi Syahputra .

Dikatakan Rahman, monitoring akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan yang dinilai berpotensi dapat menyebarkan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, dengan harapan penyebaran covid19 di kota Medan dapat dikendalikan dan hentikan.

“Memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah tugas dan tanggung jawab kita semua, untuk itu, kami mohon bantuan dan dukungan masyarakat,”ujar Rahman dalam apel gabungan di kantor Dinas Pariwisata Kota Medan. (WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here