Hindari Banjir, Ketua RT 03 Kavling Sei Lekop Minta Pengembang Perumahan Pesona Sei Lekop Segera Lakukan Normalisasi

0
398

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Ketua RT 03 RW 13 Kavling Sei Lekop, Mardame Silitonga minta perbaikan gorong-gorong milik Perumahan Pesona Sei Lekop dilakukan secepatnya. Dirinya berharap agar hal itu dilakukan sebelum musim penghujan tiba.

Kepada wartawan Sabtu, 14/03/2020 Mardame Silitonga juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan hal ini kepada pihak Developer PT.Cerah Cahaya Cemerlang.

Bahkan terakhir kali ia mengaku telah menyampaiakan hal tersebut secara langsung kepada Johan, Pimpinan PT.Cerah Cahaya Cemerlang, Jumat 13/03/2020 di kantor perusahaan tersebut.

“Saya sudah berulang kali menyampaiakan persoalan gorong-gorong ini kepada pihak perusahaan. Terakhir kali saya menyampaikan hal ini kepada Pak Johan, pimpinan dari perusahaan tersebut, Jumat 13/03/2020 di kantornya di Nagoya,” ucap Mardame Silitonga.

Mardame Silitonga menceritakan, bahwa sebelum Perumahan tersebut dibangun, diwilayahnya tidak pernah mengalami banjir sebelumnya.

“Tadinya sebelum Perumahan itu dibangun, disebelah jalan ada parit seluas tiga meter. Namun setelah Perumahan tersebut dibangun, parit itu ditimbun dan diganti dengan longkang U 100. Dampaknya kami sudah mengalami banjir dua atau tiga kali saat turun hujan.

Pak Lurah Sei Lekop juga sudah turun kesana, Dinas Bina Marga juga sudah turun, meneliti apa yang menjadi penyebab banjir beberapa waktu lalu.

Dan pihak Dinas Bina Marga saat itu mengatakan bahwa penyebabnya adalah gorong-gorong yang hanya berdiameter 80 tersebut. Jadi U 100 tidak efektif terhadap gorong-gorong yang hanya berdiameter 80 itu,” jelas Mardame Silitonga.

Mardame Silitonga juga menambahkan, bahwa saat pihak Dinas Bina Marga melakukan pengorekan parit lingkungan beberapa waktu lalu, pihaknya sempat minta bantuan operator alat berat untuk mengangkat gorong-gorong 80 milik Perumahan Pesona Sei Lekop yang diduga menjadi pemicu banjir.

“Saya sempat meminta kepada operator alat berat saat itu, supaya gorong-gorong 80 milik Perumahan itu diangkat. Tapi operator alat berat saat itu tidak berani mengangkat. Makanya mumpung kemarau saat ini harapan kami supaya itu diperbaiki secepatnya,” tambahnya.

Lanjutnya lagi, “Kemarin waktu ketemu dengan pihak Developer saya katakan sama Pak Johan, Pimpinan dari Developer Perumahan ini, supaya perbaikan parit itu segera direalisasikan.

Saya juga mengatakan ke Pak Johan, seandainya sampai ketemu musim hujan lagi, dan banjir lagi, saya tidak dapat menahan emosi masyarakat,” jelasnya.

“Dan Pak Johan berjanji akan melakukan perbaikan secepatnya. Untuk saat ini kami menunggu. Namun kalau dalam bulan ini belum ada realisasi maka hal ini akan saya adukan.

Apalagi yang terendam itu bukan hanya rumah penduduk, tetapi juga sarana ibadah.

Kita tidak mau kalau sarana ibadah itu jadi terganggu. Karena sebelum-sebelumnya itu tidak pernah terjadi. Sejak tahun 2004 saya sudah disini, dan baru-baru inilah ada banjir disini,” pungkasnya.

Terkait keluhan dari Kerua RT Kavling Sei Lekop ini, wartawan mencoba menghubungi Candra, yang menurut keterangan dari Ketua RT merupakan Meneger PT. Cerah Cahaya Cemerlang.

Namun Candra yang dicoba dikonfirmasi, Selasa 17/03/2020 tidak sedikitpun menanggapi pertanyaan dari wartawan. (LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here