Hasil Survei Diskesdas Kemeskes di Lingga, 10 Desa Lokus Terdapat 41 Anak Stunting

0
60

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM — Berdasarkan hasil Riset (survey ) Dasar Kesehatan ( Riskesdas) 2018 lalu yang dilakukan Kemenkes, prevalensi┬ádi wilayah Kabupaten Lingga, menetapkan 10 desa yang menjadi lokus anak stunting.

Adapun 10 desa tersebut diantaranya yakni Desa Bakong, Penuba, desa bukit harapan, desa duara, desa telok, desa rejai, desa tajur biru desa temiang, desa pasir panjang dan desa pulau panjang. Dari 10 desa ini dinyatakan 41 anak Stunting atau kondisi tinggi badan lebih pendek dari orang seusianya, akibat gizi buruk.

Kasi Kesehatan keluarga (Kesga) Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga Mas’ah yang lebih di kenal dengan sapaan akrabnya Cepa Jum’at ( 27/9) diruang kerjanya mengatakan, Dinkes lingga sendiri dalam menekan angka stunting yakni pertama berupaya menjalankan dan meningkatkan semua program yang ada di-Dinas Kesehatan, dan kedua pemberdayaan dimasyarakat yakni menjalankan 10 pilar dalam PHBS di sampai dengan bersosialisasi.

” Sudah ada 4 desa dari 10 desa lokus Stunting yang telah kami kunjungi untuk di berikan pemahaman, diantaranya desa tajur biru, pasir panjang, temiang dan pulau batang wilayah kecamatan temiang pesisir” kata Cepa.

Selanjutnya dalam waktu dekat ini, kami juga akan melakukan hal yang sama di di 6 desa stunting lainnya, mengenai Stunting dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Tutup, Cepa (Juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.