Gelar Sosialisasi Vaksin, Walikota Batam Rudi : Masyarakat Tak Perlu Takut Ikut Vaksinasi

0
264

Batam, Walikota Batam berharap masyarakat tidak perlu takut untuk melakukan Vaksinasi Covid 19, karena pemerintah tidak pernah melakukan yang tidak baik untuk masyarakatnya.

“Pemerintah selalu melakukan yang terbaik bagi masyarakatnya, jika perlu kami yang pertama melakukan Vaksin sesuai arahan pemerintah pusat, kita ikuti apa yang menjadi arahan pemerintah pusat dalam hal ini menteri dalam negeri,”ucap Walikota Rudi dalam sambutannya pada acara sosialisasi Vaksinasi Covid 19 bertempat di Dataran Engku Putri Kantor Pemko Batam, Senin (11/01/2021).

Rudi mengatakan bahwa, sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi sesungguhnya terkait Vaksin Covid 19 bukan informasi yang menyesatkan atau Hoax.

“Mari kita dengarkan penjelasan dari orang-orang yang berkompeten seperti dokter, informasi yang diluar medis itu adalah Hoax,” kata Rudi.

Acara sosialisasi ini, Kata Rudi, dihadiri seluruh Forkompinda Kota Batam, para Dokter, Ketua DPRD Kota Batam dan sejumlah Anggota DPRD Batam, Para Kepala SKPD, tokoh Agama dan Tokoh masyarakat.

“Kita bisa melihat banyaknya isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin, banyak informasi yang sifatnya menyesatkan, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin. Untuk itu kita meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat, agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahlihnya.” kata Rudi

Pelaksanaan Vaksinasi covid 19, Sambung Rudi, akan memprioritaskan tenaga medis. Sementara terkait pelaksanaannya menunggu arahan pemerintah Pusat.

“Kita berharap masyarakat tidak menolak jika dilakukan vaksin. Sebab, vaksinasi untuk seluruh masyarakat NKRI, karena kita ingin sama-sama sehat, jika satu sakit kita sama-sama merasakan, untuk marilah kita sama turut ikut di Vaksinasi,” imbuhnya

Sementara itu, Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengatakan secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19.

“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” kata Nuryanto.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain mengatakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyampaikan bahwa vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.

“Karena itu tidak ada alasan masyarakat untuk menolak untuk divaksin, mari kita ikut divaksin untuk membentengi diri dari Virus Corona,” Katanya.

Dr. Ferdinand Saragih M.Sc salah satu dokter Ahli penyakit dalam mengatakan, latar belakang dilakukannya Vaksinasi pertama karena WHO telah menetapkan Virus Corona sebagai Pandemi.

Kedua Program 3 M yang telah ditetapkan oleh pemerintah tidak berjalan dengan baik.

Ketiga menciptakan Pola pikir kepada masyarakat sehingga punya kesadaran betapa pentingnya penanggulangan Virus Corona.

Vaksin Sinovac dipilih pemerintah karena memiliki keunggulan sebagai berikut proses pembuatan lebih mudah, distribusi yang lebih mudah dan penyimpanan dengan suhu 2-8 derajat Celcius sesuai dengan iklim di Indonesia. Pemberian Vaksin diharapkan bisa membentuk kekebalan yang bersifat kelompok, bukan individu.

Menurut dr Dr. Ferdinand Saragih M.Sc, Vaksinasi dibedakan menjadi 2 bagian yakni pertama Vaksinasi Alami Masyarakat bebas tapi resiko tinggi. Kedua Vaksinasi Buatan melaui Uji klikik atau vaksin Sanivac telah melalui uji 4 fase

(gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here