Gebernur Ansar Dorong Keterlibatan Perguruan Tinggu Kepri Tuntaskan Stunting di Kepri

0
38

IndependenNews.com, Batam | Gubernur Kepri H.Ansar Ahmad mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh perguruan tinggi seluruh Kepri dalam upaya menurunkan angka stunting di Kepulauan Riau.

Hal ini disampaikan Ansar Ahmad saat  menghadiri Seminar Peran Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (2/10/21) bertempat di Universitas Batam (Uniba), Kota Batam.

Dikatakan Ansar, bahwa angka stunting di wilayah kepulauan Riau pada urutan ke-33 dari seluruh provinsi se-Indonesia, Kepri menargetkan zero stunting pada 2024 nanti.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad

 “Angka stunting di Kepri cukup rendah, yaitu 16,8 %,  urutan nomor dua terbawah, yakni nomor 33 dari 34 Provinsi di Indonesia. Meski begitu kita tetap punya kewajiban untuk mengakhiri stunting di Kepri. Meminimalkan angka stunting bahkan sampai Zero. Ini menjadi target kita bersama dan dilakukan bersama-sama oleh semua stakeholder yang ada di Kepri,”ujar Gubernur Ansar.

Menyelesaikan persoalan stunting, Sambung Ansar, harus dilakukan secara integral  holistik dan dengan kualitas yang bagus.

Dengan keikut sertaan seluruh perguruan tinggi di Kepri diharapkan bisa menuntaskan persoalan stunting dengan kualitas yang bagus.

Perguruan tinggi dapat mengambil peran dengan cara memanfaatkan riset, penelitian, inovasi dan bahkan belajar dari beberapa negara lain dalam menuntaskan stunting. Atau bisa dengan menyusun berbagai strategi lainnya.

“Komitmen perguruan tinggi sangat dibutuhkan dalam penuntasan angka stunting di Kepri. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai riset sampai penelitian penanganan stunting dari negara lain,” ujar Ansar.

Selain perguruan tinggi, Pemprov Kepri, lanjut Ansar, juga akan mendukung penuh usaha sub sistem lainnya dalam upaya penuntasan stunting seperti  pendamping keluarga, mahasiswa peduli stunting, TP PKK seluruh Kabupaten/Kota dan  Posyandu.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar juga meninjau pelaksanaan vaksin ibu hamil dan menyusui yang diinisiasi Binda (Badan Intelijen Daerah) Kepri,  pelayanan KB dan Vasektomi bersama BKKBN Kepri bertempat di Rumah Sakit  Bunda Halimah.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala BKKBN RI dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG beserta seluruh jajaran BKKBN RI, Direktur 23 BIN Brigjen TNI Rudi Supriyanto, M.Tr (Han) Kabiinda Provinsi Kepri Brigjen Pol Riza Celvin Gumay, mewakili Kapolda Kepri,  mewakili Danrem 033/Wira Pratama  Wakil Walikota Batam H.Amsakar Ahmad, Ketua Yayasan Griya Husada H.Rusli Bintang, Rektor UNIBA Prof.Dr.Chablullah Wibisono,  Kepala BKKBN Provinsi Kepri Medi , Direktur Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah dan Para Direktur Rumah sakit se-Kota Batam, dan Ketua POGI, Ketua IDI, Ketua IBI dan Ketua Asosiasi Klinik Indonesia Provinsi Kepri.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here