Empat Anggota TNI AD Batalyon Arhanud 1 Kostrad Tewas Dalam Latihan PPRC

0
1429

Natuna-Latihan gladi bersih berujung malapetaka bagi sejumlah Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI SD Di  Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan  Riau,  Rabu (17/5/17)

Korban akibat ledakan Mariam dalam latihan tersebut, empat prajurit TNI AD dilaporkan tewas dan enam anggota lain mengalami luka-luka parah. Peristiwa itu terjadi setelah meriam buatan Tiongkok merek Chang Chong meledak sekitar pukul 12.10 WIB dalam latihan PPRC tersebut.

Berikut data korban dari  anggota satuan Batalyon Arhanud 1 Kostrad yakni;

Korban tewas ,
1. Pratu Marwan mengalami usus keluar, kaki kiri patah dan masih menyatu dgn badan, kaki kanan putus. Marwan tewas sekitar pukul 12.22 WIB di RSUD dan kini jenazahnya berada di kamar jenasah

2. Praka Edy,  mengalami luka Pinggang ke bawah hancur kena serpihan peluru. Praka Edi lalu dievakuasi memakai helikopter dari lokasi menuju RSUD dan korban tewas diperjalanan karena kehabisan darah

3. Pratu Ibnu Hidayat, tewas terkena pecahan peluru.

4. Danrai Kapten Arh Heru belum masuk ke RSUD. Informasinya juga tewas dalam latihan tersebut.

Korban Luka Parah :

1. Pratu Bayu Agung, mengalami luka sebelah kanan luka kena percikan peluru, paha kanan luka kena pecahan peluru.

2. Serda Alpredo Siahaan, mengalami jari tangan kanan putus, Paha kanan luka terkena serpihan peluru.

3. Prada Danar, mengalami luka di paha kanan terkena serpihan peluru

4. Pratu Ridai mengalami luka di lutut kaki kiri kena serpihan peluru

5. Pratu Didi Hardianto mengalami luka tangan kiri kena serpihan peluru

6. Sertu Blego Switage, mengalami luka di tangan kiri kena serpihan peluru, perut luka kena serpihan peluru.

 

(Reportertase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.