Dukung Program Pemerintah, Polsek Lubuk Baja Awasi Pembongkaran Pasar Induk Jodoh

0
175
Foto : Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono di lokasi pembongkaran Pasar Induk Jodoh (Red)

Independennews.com, Batam | Dalam rangka mendukung program pemerintah, Polsek Lubuk Baja menerjunkan personilnya untuk ikut mengawasi pelaksanaan pembongkaran bangunan tua bekas Pasar Induk Jodoh di Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kamis (26/8/21).

Kegiatan pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu yang lalu di DPRD kota Batam.

Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, eksekusi pembongkaran ini dilakukan untuk percepatan pembangunan Pasar Induk Jodoh yang baru.

“Tadi sudah dimulai dari jam 08.00 WIB tim gabungan terpadu sudah melakukan apel dan cara bertindak kita dibagi dan saat ini sudah kosong jadi tidak ada lagi yang menempati di bekas pasar induk jodoh ini,” terangnya.

Adapun tim yang tergabung dalam pembongkaran pasar Induk tersebut antara lain TNI, Polri, Satpol PP dan Ditpam Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Dari hasil pantauan media ini, sebanyak 4 unit alat berat diturunkan dalam kegiatan pembongkaran tersebut yang terdiri dari, 3 unit Kobelco dan 1 unit mesin drill terlihat sedang merobohkan bangunan tua bekas pasar tersebut.

AKP Budi Hartono melaporkan, pihaknya telah memastikan bahwa bangunan tua tersebut telah dikosongkan dari segala aktivitas masyarakat dengan membuat stempel “kosong” pada tiap-tiap ruko dalam gedung itu.

Lanjut kata Hartono, pihaknya juga telah menyiapkan pos penjaga yang akan turun mengawasi aktivitas masyarakat selama proses pembongkaran.

“Diujung akan dibuat semacam pos penjaga yang terdiri dari Satpol PP, Polsek dan Ditpam. Jadi nanti selesainya jam 4 sore dan yang jaga di pos itulah yang bertugas melakukan pengawasan,” tuturnya.

Selain itu kata Hartono, pihaknya juga berupaya untuk merubuhkan bangunan yang masih tinggi. Hal ini kata dia agar meminimalisir datangnya masyarakat ke lokasi pembongkaran tersebut.

“Kita usahakan yang masih tinggi tinggi ini nanti rubuh dan rata. Jadi yang ada bangunan tinggi kita usahakan rata dulu, jadi masyarakat pun gak datang lagi,” tutupnya. (RED/SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here