Dua Pelaku Perampokan di Ciduk Polisi, Satu Orang dalam Pengejaran

0
880

Independennews.com, Lingga — Dua orang pelaku perampokan di Dabo singkep berhasil di bekuk anggota satreskrim polres lingga, sementara satu orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kedua tersangka bekuk di tempat berbeda yakni berinisial Ar (32) dan Bb (34), satu tersangka Sp masih buron.

” Ar disergap petugas saat mengambil uang di salah satu Atm. Ar bermaksud mengambil uang dari ATM korban Rizal Efendi (26), sedangkan Bb diamankan petugas dikediamannya di Bukit Abun kecamatan singkep”, jelas Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Dilalahi, melalui Kasat reskrim Akp Suharnoko, dalam pers conferance, jumat di ruang pertemuan Rupatama Mapolres lingga.

Pelaku lainnya, berinisial Sp (34) dalam pelarian hingga sampai saat ini masih dalam pengejaran pihak berwajib.

” Perampokan terhadap korban itu terjadi, senin ( 12/3) lalu, pelaku Ar mengajak Rizal Efendi (korban) yang berprofesi sebagai foto grafer dengan modus mengajak korban (foto proweding) resepsi pernikahan salah satu warga di daerah Selayar, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat . Hal itu sebagai bentuk akal-akalan (Ar) sebagai otak pelaku, cara untuk merampok korban”, terang Suharnoko

Lanjutnya, pelaku Ar merupakan teman dan tetangga korban, ar telah mengetahui bahwa korban banyak uang hasil ganti rugi tanahnya dilokasi Daik, dengan nilai nominal sebesar Rp.450.000.000 ( Empat ratus lima puluh juta rupiah), mengetahui hal itu Ar berhasrat merampoknya.

Dalam melancarkan aksinya, Ar tidak bekerja sendiri, ia dibantu 2 orang rekannya yakni Bp dan Sp, Ar mengajak korban berboncengan menuju lokasi pernikahan, tapi ditengah perjalanan Ar membelok kearah lain, sementara koleganya mengikuti Ar dengan korban. Seribanya didaerah perbukitan desa langkap mereka dihentikan oleh Bp dan Sp yang merupakan kaki tangan Ar.

” peristiwa naas pun terjadi tehadap korban, pelaku menyeret korban membawa ke arah hutan, menjarah isi tas korban yang berisikan antara lain . 3 (tiga) Unit Hp. 1 (satu) Unit Camera Cannon 1 (satu) Unit .Camera Go Pro. 1 (satu) Unit Lensa Kamera. 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat BP 2164 LC, brikut uang Tunai Rp. 5.800.000,00 yang saat ini sudah berhasil di sita polisi dari para pelaku, sebagai barang bukti kejahatan pelaku.

” Tidak hanya menjarah harta benda korban, dalam melakukan aksinya pelaku juga menganiaya korban, mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali sepatu dan tali jaket” ujar Suharnoko.

Kurang puas dengan hasil yang didapat, pelaku juga meminta Kartu Atm milik korban berikut no pinnya, sayangnya 2 tersangka (Ar) dan (Bp ) kesulitan mengambil uang milik korban, sebab nopin yang di berikan korban ke pelaku sengaja di salahkan korban. Sementara korban dan (Sp) yang masih berada di Tkp menunggu kedua temannya kembali, korban berusaha melarikan diri, upayanya tidak sia-sia, dan berhasil kabur dengan bersembunyi selama 2 hari di atas pohon, selama itu korban tidak makan dan minum karena rasa takutnya terhadap pelaku yang tetap mencarinya.

“jika korban ditemukan saat itu, pelaku akan membunuh korban”, ujar Kasat reskrim pokres lingga menirukan pengakuan kedua pelaku

Korban berhasil meloloskan diri yang kemudian bertemu dengan warga dan membantunya membawa korban ke mapolsek Singkep barat.

Kedua tersangka disangkakan dengan pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan ( juhari )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here